Himpitan Ekonomi, Pasutri di Mantuil Raya Nekat Jalankan Bisnis Narkoba

KabarKalimantan, Banjarmasin – Sepasang suami isteri warga Jalan Mantuil Raya, Komplek Wengga, Blok Q9, RT 20, RW 01, Banjarmasin Selatan terpaksa harus terpisah dari buah hati mereka yang masih berusia 4,5 bulan.

Pasalnya, pasutri diketahui bernama Husni Barak alias Barak (33) dan Jumiati alias Jumi (28) ini harus berurusan dengan petugas Satuan Res Narkoba Banjarmasin lantaran nekat jadi pengedar narkoba.

Penangkapan atas pasutri pada 5 Januari 2022 itu merupakan buah kerja keras anggota kepolisian setelah menerima informasi dari masyarakat terkait dugaan peredaran gelap narkotika yang dilakukan keduanya.

Dari keduanya, petugas berhasil menemukan dan menyita barang bukti berupa sabu-sabu sebanyak 13 paket, yang terdiri dari 6 paket seberat 504,78 gram, 8 paket sabu seberat 65,92 gram dan 218 butir ekstasi warna merah muda dengan logo Ferarri.

Baca Juga :   BEM Uniska Diminta Jaga Soliditas Internal Kampus

Selain itu, pihak kepolisian juga mengamankan barang bukti lainnya, berupa 1 buah plastik warna ungu, 1 kotak rokok merk Sampoerna, 1 buah handphone merk Oppo, 3 pak plastik klip, 1 buah timbangan digital warna silver, dan 1 buah timbangan digital warna hitam.

Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Sabana A Martosumito didampangi Kasatres Narkoba Polresta Banjarmasin Kompol Mars Suryo Kartika mengatakan, pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat kalau di lokasi tersebut sering terjadi transaksi narkotika.

Baca Juga :   Di Tengah Pandemi Covid-19, Haris Makkie: Semangat Kejuangan Para Pahlawan Harus Terus Tumbuh

“Saat dilakukan penyelidikan dan pemantauan di lokasi tersebut, didapati seorang pria yaitu HB dengan gelagat yang mencurigakan dan anggota langsung melakukan penyergapan,” tutur Sabana, Rabu (12/1/2022).

Saat diamankan, lanjutnya, dari tangan Husni Barak alias Barak ditemukan 6 paket sabu dengan total berat bersih sebesar 504,78 gram, yang disimpan dalam tas warna abu-abu yang dibawanya.

Untuk mendapatkan barang bukti lainnya, petugas kembali melakukan pengembangan dan mengamankan istri dari Barak ketika berada di rumahnya.

“Dari tangan sang isteri, aparat kembali berhasil mengamankan barang bukti sebanyak 8 paket sabu dengan berat bersih sebesar 65,92 gram dalam sebuah tas kain berwarna biru, dan juga 218 butir ekstasi warna merah muda dengan logo Ferarri yang diselipkan di semak depan rumah pelaku,” kata Sabana.

Baca Juga :   Usai Dilantik sebagai Pj Bupati HSS, Dahnial Langsung Bergerak

“Jika terbukti bersalah, kedua pelaku akan dijerat dengan UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika pasal 114 ayat (2) jo 112 ayat (2) jo pasal 132 ayat (1),” ujarnya.

Sementara itu, berdasarkan pengakuan Barak, barang haram tersebut didapat dari seseorang berinisial K yang saat ini masih dalam pencarian pihak kepolisian.

“Kami terpaksa melakukan pekerjaan ini karena himpitan ekonomi,” ungkapnya.

Muhammad Ryan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.