Langkah Pelarian DPO Korupsi BBM Terhenti di Tangan Tim Tangkap Buron Kejari Tanbu

KabarKalimantan, Batulicin – Kejaksaan Negeri Kabupaten Tanah Bumbu berhasil menangkap Zulkarnain alias Ijul mantan pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) yang masuk daftar Dalam Pencarian Orang (DPO) dalam kasus tindak pidana korupsi yang terjadi pada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Tanbu.

Dalam kasus korupsi pengadaan BBM yang terjadi pada tahun 2017-2018 dengan pembayaran transaksi tunai tersebut, terdapat kerugian negara hingga ratusan juta rupiah berdasarkan hasil audit BPK Kalsel.

Baca Juga :   Danrem 101/Antasari Dapat Rapor Hitam dari Kementan

Kini, Zulkarnain telah dijatuhi vonis hukuman oleh pihak Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Banjarmasin, dengan hukuman 4 tahun dan denda sebesar Rp 200 juta.

Apabila pelaku tidak bisa membayarkan denda, maka akan diganti dengan kurungan 1 bulan, serta menghukum terdakwa dengan uang pengganti sebesar Rp 310.828.560.

Baca Juga :   Genjot PAD, BPPRD Tanbu Pasang Tapping Box di Sejumlah Tempat Usaha

Dalam putusan Pengadilan Tipikor Banjarmasin menyebutkan, terdakwa Zulkarnain terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara berlanjut,  sebagaimana dalam Dakwaan Premier Pasal 2 ayat (1) jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999, tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 64 ayat (1) ke–1 KUHP.

Baca Juga :   Asyik Mabuk Lem, Dua Remaja Diciduk Polsek Banjarmasin Selatan

Kasus korupsi pengadaan BBM untuk angkutan mobil sampah pada DLH  Tanbu oleh terdakwa Zulkarnain terjadi tahun 2017-2018 lalu. Kemudian tahun 2019 Zulkarnain lolos mengajukan pensiun dini untuk berhenti menjadi ASN di Pemkab Tanah Bumbu.

Slamet Riadi

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.