Guru Bhakiet Ajak Makmurkan Mesjid dan Perbanyak Shalawat

KabarKalimantan, Marabahan – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola) melaksanakan Tabligh Akbar, Sabtu (5/3/2022) malam di Mesjid Agung Al-Anwar Marabahan ini menghadirkan penceramah kharismatik Al-Mukarram KH Muhammad Bakhiet.

Kegiatan yang dilaksanakan sehabis shalat isya ini juga dihadiri Bupati Batola Hj Noormiliyani AS beserta suami H Hasanuddin Murad, Wakil Bupati H Rahmadian Noor, Ketua DPRD Shaleh, para anggota Forkopimda dan Sekda H Zulkipli Yadi Noor masing-masing beserta isteri.

Kegiatan dengan menerapkan protokol kesehatan ini juga diikuti Ketua MUI Batola KH Ahmad Jiansi Madjedi beserta jajaran, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ribuan jemaah dari berbagai penjuru.

Dalam tausyiahnya, KH Muhammad Bakhiet mengajak para jemaah untuk memakmurkan mesjid dan senantiasa membaca shalawat kepada Nabi Muhammad SAW.

Pendiri sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren dan Majelis Ta’lim Nurul Muhibbin Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST) ini menyatakan, mesjid merupakan tempat yang paling dicintai Allah SWT karena di mesjidlah segala bentuk ibadah dikerjakan mulai dari shalat, berzikir, bershalawat hingga bertaubat dan bermunajat.

Baca Juga :   Noormiliyani Tandatangani Perjanjian Kinerja dan Pakta Integritas Tahun 2022

Sedangkan tempat yang paling dibenci Allah, tutur ulama yang terkenal dengan sebutan Guru Bakhiet ini, adalah pasar karena di tempat itulah segala bentuk kemaksiatan seperti penipuan dan kemungkaran sering terjadi.

Oleh karenanya, ulama yang rutin mengisi pengajian setiap malam Sabtu dan Ahad di Majelis Bustanul Muhibbin Handil Bakti Kecamatan Alalak, Batola, ini mengajak para hadirin agar sering-sering datang ke mesjid untuk meramaikan dan memakmurkan mesjid serta mengisinya dengan segala kegiatan keagamaan sebagai bentuk rasa kecintaan.

Bahkan, keturunan keempat dari Datu Kelampayan Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari ini mengatakan, sesuai Hadist Nabi Muhammad, siapa yang masuk ke mesjid dan melaksanakan amaliyah sama dengan ziarah kepada Allah yang pahalanya paling afdhal dibandingkan ziarah ke tempat-tempat lainnya bahkan ke makam Rasulullah sekali pun.

Baca Juga :   BPJN Kerjasamakan Pengelolaan Jembatan Alalak ke Batola dan Banjarmasin

Terkait ajakan memperbanyak membaca shalawat, ulama yang pernah mondok di Darussalam Martapura ini mengatakan, karena Nabi Muhammad SAW merupakan nabi yang paling baik melebihi siapa saja termasuk orang tua sekali pun.

Di antara kebaikan Nabi Muhammad, sebutnya, selalu memintakan ampun kepada Allah SWT dalam setiap shalat kepada umatnya, memberi shafaat di akhirat ketika meniti titian Shirathal Mustaqim, saat penimbangan amal, serta memberi minuman dari Telaga Kautsar.

“Jadi shalawat kepada nabi dilaksanakan sebagai balas kebaikan yang sangat banyak kepada kita,” ucapnya.

Baca Juga :   Jadi Desa Ramah Perempuan dan Peduli Anak, Ini Arahan Bupati kepada Pemerintah Desa Pulau Sewangi

Memasuki bulan Sya’ban ini, Guru Bakhiet mengajak, jemaah memperbanyak bershalawat mengingat Sya’ban termasuk bulan yang sangat mulia karena banyak kejadian dan peristiwa penting terjadi di antaranya Allah menurunkan ayat yang memerintahkan untuk bershalawat sehingga bulan Sya’ban sering disebut bulan shalawat dan sesuai perintah agar meningkatkan membaca shalawat.

Sebelumnya, Bupati Batola Hj Noormiliyani AS dalam sambutan yang disampaikan Wakil Bupati H Rahmadian Noor mengajak masyarakat melalui tabligh akbar untuk bermunajat agar terbebas dari segala wabah, dijauhkan dari segala musibah dan bencana serta dianugerahkan rasa optimis agar semua akan bisa terlewati.

“Mari kita evaluasi dan introspeksi sudah sejauh mana berbuat dan menjalankan tugas sebagai hamba Allah sebagai masyarakat dan warga negara yang baik,” ingatnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.