Bupati Kotabaru Ajak Masyarakat Lapor SPT Tahunan Melalui e-Filling dan Manfaatkan Program Pengungkapan Sukarela

KabarKalimantan, Kotabaru – Bupati Kotabaru H Sayed Jafar Alaydrus mengajak masyarakat untuk segera melaporkan SPT Tahunan 2021 melalui aplikasi e-filing dan memanfaatkan Program Pengungkapan Sukarela (PPS) Tahun 2022.

Hal itu diungkapkannya saat menerima kunjungan silaturahim dan Pekan Panutan Penyampaian SPT Tahunan Tahun 2021 Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Batulicin bersama Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Kotabaru, Kamis (10/3/2022).

Bupati H Sayed Jafar secara khusus menyampaikan, keuntungan melaporkan SPT Tahunan melalui e-Filling, antara lain yaitu lebih mudah, lebih cepat dan tentu saja tidak dipungut biaya apapun.

“Berkaitan dengan Program Pengungkapan Sukarela, saya berpesan kepada para wajib pajak untuk dapat segera memanfaatkan program tersebut. Karena PPS identik dengan sarana pengampunan pajak kepada wajib pajak,” katanya.

Baca Juga :   Ini Upaya Bupati Kotabaru untuk Kemajuan Masyarakat Bumi Saijaan

Sementara itu, Kepala KPP Pratama Batulicin Argo Adhi Nugroho menyampaikan, pekan panutan pajak ini diharapkan bisa menjadi contoh bagi masyarakat Kotabaru untuk memenuhi kewajiban perpajakan, berupa pembayaran dan pelaporan SPT Tahunan tepat waktu sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Selain itu, ia juga menyampaikan adanya Program Pengungkapan Sukarela (PPS) yang merupakan bagian dari Undang Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan.

“PPS merupakan kesempatan yang diberikan kepada para wajib pajak untuk mengungkapkan kewajiban perpajakan yang belum dipenuhi secara sukarela, melalui pembayaran pajak penghasilan berdasarkan pengungkapan harta,” jelasnya.

Baca Juga :   Fatma Idiana Minta Orangtua Santri Dorong Anaknya untuk Rajin Mengaji

Dikatakannya, banyak manfaat yang didapat oleh wajib pajak jika mengikuti PPS, diantaranya adalah terbebas dari sanksi administratif dan perlindungan data, yaitu data harta yang diungkapkan tidak dapat dijadikan sebagai dasar penyelidikan, penyidikan, dan atau penuntutan pidana terhadap wajib pajak.

Ia menambahkan, PPS diselenggarakan dengan asas kesederhanaan, kepastian hukum, dan kemanfaatan untuk meningkatkan kepatuhan sukarela wajib pajak. PPS hanya berlangsung selama 6 bulan, yakni sejak 1 Januari-30 Juni 2022.

Jadi, lanjutnya, diharapkan Wajib Pajak dapat memanfaatkan program ini dengan baik, karena arus informasi terkait asset, utang dan penghasilan wajib pajak saat ini sudah sangat terbuka lebar masuk ke Direktorat Jenderal Pajak.

Baca Juga :   Kunjungi Kecamatan Pamuka Utara, Bupati Dengarkan Keluhan Masyarakat

“Apalagi dalam Undang Undang Nomor 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan juga telah dicanangkan adanya penggunaan NIK sebagai NPWP orang pribadi,” terangnya.

Selanjutnya, Kepala KPP Pratama Batulicin menyampaikan bahwa KP2KP Kotabaru sebagai perpanjangan tangan dari KPP Pratama Batulicin, siap membantu masyarakat di wilayah Kabupaten Kotabaru untuk melaksanakan kewajiban pelaporan SPT Tahunan dan mengikuti Program Pengungkapan Sukarela baik melalui help desk tatap muka maupun non tatap muka.

Ardiansyah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.