Kapolda Kalsel Tinjau Pelaksanaan Gerai Vaksinasi di Mako Polres Kotabaru

KabarKalimantan, Kotabaru – Kapolda Kalsel Irjen Pol Drs Rikwanto SH M Hum didampingi Bupati Kotabaru H Sayed Jafar dan Kapolres Kotabaru AKBP M Gafur Aditya Siregar memonitoring pelaksanaan Gerai Vaksinasi di Mako Polres Kotabaru, Kamis (24/3/2022).

Dalam kesempatan itu, Kapolda Kalsel mengatakan, akselerasi vaksinasi ini dilaksanakan serentak se-Indonesia dan dipantau langsung oleh Presiden Ir H Joko Widodo bersama Kapolri Jenderal Polisi Drs Listyo Sigit Prabowo M SI secara virtual.

Baca Juga :   Said Akhmad Tutup Festival Syair Maulid dan Pemilihan Bintang Vokalis Qasidah

Dikatakannya, kegiatan ini bertujuan untuk mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19, terutama bagi kelompok lansia dan orang dewasa.

“Mari sama-sama kita cegah penyebaran wabah Covid-19 sebagaimana yang disampaikan Pak Presiden bahwa ada dua hal yang dikedepankan untuk melawan Covid-19, yakni vaksinasi dan protokol kesehatan ketat,” ucapnya.

Ia juga meminta, setiap Bhabinkamtibmas agar mendatangi ketua RT dan ketua RW untuk mendata warga yang belum divaksin.

Baca Juga :   Paman Birin Lanjutkan Safari Ramadhan Sekaligus Hadiri Puncak Perayaan Harjad Kotabaru ke-68

Strategi ke depan, lanjut Kapolda, Kapolres berkolaborasi dengan TNI akan jemput bola ke lapangan, untuk mencari yang belum divaksin. Vaksinasi ini maksudnya adalah kalau tinggi angkanya 90 persen ke atas, Kotabaru dikatagorikan risiko rendah atau bisa dikatakan tidak berisiko. Jadi investasi, kegiatan maupun musabaqoh tilawatil qur’an maupun event sepeda motor dan lainnya itu bisa dilaksanakan dan dibolehkan.

Baca Juga :   Mulawarman Peduli, Kodim 1004 Kotabaru Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Desa Batuah

“Kita tidak terisolasi dari pergaulan nasional maupun internasional, ke depan vaksinasi ini akan terus dilaksanakan sampai vaksinasi pertama di atas 90 persen, vaksinasi tahap kedua menyusul cepat. Vaksin sekarang ini tidak kekurangan, dikirim terus oleh pusat, tinggal kreatifitas dari wilayah itu bagaimana percepatan vaksinasi tersebut, makanya caranya agar dimodifikasi lagi,” jelasnya.

Atdiansyah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.