Paman Birin Serahkan Bantuan Dana Hibah Masjid dan Ponpes di Tiga Kabupaten

KabarKalimantan, Kandangan – Selain meninjau langsung kegiatan Vaksinasi Bergerak, Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor juga menyerahkan dana hibah bantuan masjid, musala dan pondok pesantren di Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST), Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) dan Kabupaten Tapin pada Selasa (12/4/2022).

Paman Birin yang didampingi Ketua DPRD Kalsel H Supian HK menyerahkan secara simbolis dana hibah keagamaan dari Pemprov Kalsel ke tiga kabupaten yang totalnya sebesar Rp 1.255.000.000.

Di Kabupaten HST misalnya, Didampingi Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK dan Bupati HST Aulia Oktafiandi, dana hibah Pemprov Kalsel diserahkan Paman Birin untuk
Masjid Al-Mukarram, Desa Durian Gantang  sebesar Rp75 juta. Kemudian juga untuk MAN 2 HST senilai Rp75 juta serta dana hibah untuk Langgar Darul Taqwa, Barabai Selatan sebesar Rp50 juta.

Baca Juga :   Kata Kapolda Soal Polisi Tembak Penyetrum Ikan (1)

Selanjutnya di Kabupaten HSS, tepatnya di Kantor Camat Kandangan, disaksikan Bupati HSS Achmad Fikry, Paman Birin menyerahkan bantuan dana hibah untuk  Ponpes Ibnu Atha’illah Putri, Desa Kapuh sebesar Rp500 juta, Mesjid Munawarattul Hasanah, Desa Gumbil senilai Rp75 juta serta bantuan untuk Masjid Darussaadah, Desa Balimau sebesar Rp75 juta.

Baca Juga :   Siasat Gubernur Sahbirin Meraih Nilai SAKIP Terbaik 

Terakhir di Kabupaten Tapin, tepatnya di Masjid Raya Nurul Falah Rantau, Paman Birin yang disaksikan Ketua DPRD Kalsel dan Bupati Tapin HM Ariffin Arpan, menyerahkan bantuan dana hibah untuk Masjid Al-Muna, Desa Timbaan sebesar Rp75 juta, Masjid Dziyatul Husna, Kelurahan Banua Halat Kiri sebesar 100 juta serta bantuan untuk Yayasan At-Taqwa Rantau sebesar Rp250 juta.

Baca Juga :   Peringatan Harganas, Momentum Promosikan Pariwisata Kalsel

Selain itu, di tiga kabupaten tersebut, Paman Birin juga menyerahkan paket sembako dan kartu vaksin bagi warga yang ikut vaksinasi.

Di samping itu juga, Paman Birin juga menyerahkan bantuan untuk balita dan ibu hamil sebagai bentuk nyata perhatian dan pencegahan permasalahan stunting.

“Stunting juga perlu perhatian kita secara serius. Kita harap semua terus bergerak untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat kita, terutama untuk generasi-generasi yang akan menggantikan kita,” kata Paman Birin. *(Ran/adpim/adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.