83 Perangkat Desa dari Kecamatan Wanaraya Ikuti Bimtek Peningkatan Kapasitas

KabarKalimantan, Banjarmasin -Kecamatan Wanaraya menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa. Kegiatan yang diselenggarakan di Hotel Rodhita Banjarmasin ini sedikitnya diikuti 83 peserta yang terdiri dari 52 laki-laki dan 31 perempuan.

Kegiatan yang dihadiri Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Mochammad Aziz, Camat Wanaraya Slamet Riyadi, Kepala BKAD Kecamatan Wanaraya Trisno Subroto, dan para kades ini dibuka Bupati Barito Kuala (Batola) Hj Noormiliyani AS, Sabtu (14/5/2022).

“Saya berharap momen ini menjadi langkah peningkatan kerjasama yang sinergis dalam upaya meningkatkan tata kelola pemerintahan dan pembangunan desa yang lebih baik,” harap bupati.

Baca Juga :   Banjar Public Initiative Diskusikan Evaluasi Kondisi Kalsel

Noormiliyani mengatakan, Bimtek Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa akan membuka wawasan dan meningkatkan pengetahuan yang dapat menciptakan harmonisasi hubungan antara para aparatur pemerintahan desa.

Mengingat materi yang diberikan sangat berhubungan dengan peran dan fungsi para aparatur desa seperti manajemen pemerintahan desa, penyusunan produk hukum desa, hingga tata kelola keuangan desa sesuai Permendes PDT Nomor 16 Tahun 2018 tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa Tahun 2019.

Baca Juga :   Perda Pengelolaan Pasar di Bahas Oleh TIM Perda Pemkab dan Gabungan Komisi A DPRD Batola

Sehingga para aparatur desa mampu membangun pola pemikiran dan tindakan yang sama untuk bersinergi dalam membangun desa sesuai kedudukan, tugas dan fungsi masing-masing.

“Yang terpenting dari momen ini kita harapkan akan semakin memperkuat rasa kebersamaan agar ke depan semakin baik dan terarah serta sejalan dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan,” ucap Noormiliyani.

Ia berpesan kepada seluruh peserta agar memahami sungguh-sungguh materi yang diberikan terutama terkait peran dan kewenangan agar masing-masing pihak dalam bekerja tidak melampaui kewenangan. Mengingat dalam penyelenggaraan pemerintahan yang terpenting adalah bagaimana pemerintahan desa mampu meningkatkan kesejahteraan dan daya saing masyarakat.

Baca Juga :   Hoax, Kabar Penerimaan Tenaga Medis RSUD Suriansyah

Kepada seluruh peserta, bupati juga mengharapkan untuk bisa memahami regulasi yang berlaku dalam pelaksanaan pembangunan. “Rajin-rajinlah berdiskusi dan membaca aturan. Manfaatkan teknologi dalam menggali pengetahuan dalam menjalankan pembangunan di desa masing-masing,” ajaknya.

Ia juga meminta para peserta untuk jangan ragu dan malu bertanya serta mengemukakan pendapat atau permasalahan agar setelah mengikuti bimtek mampu menerapkan dalam rangka pengobatan kinerja bagi masyarakat.

Mahmud Shalihin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.