Warga Sulit Dapat Air Bersih, HM Yamin Minta Komisi II Turun ke Lapangan

KabarKalimantan, Banjarmasin – Warga yang bermukim di wilayah Banjarmasin Barat akhir akhir ini kesulitan mendapatkan air bersih dari  PT Air Minum Daerah Bandarmasih Perseroan Darah (Perseroda). Bahkan warga mengaku tidak mendapatkan air bersih selama dua bulan terakhir.

Wakil Ketua DPRD Banjarmasin HM Yamin sangat prihatin melihat kondisi warganya. Dirinya meminta Komisi II yang bermitra kerja dengan PT Air Minum Daerah Banjarmasin untuk segera menggelar rapat dengar pendapat, guna mencari solusi untuk kelancaran pendistribusian air bersih bagi warga di kota ini.

Baca Juga :   Menyentuh, Drama Kolosal Panglima Batur di HUT RI

“Kami berharap teman teman di Komisi II segera RDP dengan PT Air Minum Daerah untuk mencari solusi dan turun ke lapangan langsung,” kata HM Yamin di gedung dewan, Selasa (17/5/2022).

Ia mengatakan, pihak direksi PT Air Minum Daerah Banjarmasin semestinya cepat tanggap dalam menyikapi persoalan pendistribusian air bersih itu, seperti persoalan pipa tersumbat maupun bahan baku, sehingga masyarakat tidak dirugikan.

“Direksi harus segera membuat rancangan pendistribusian air bersih agar lancar. Kalau mampu ayo sama-sama menyelesaikan masalah ini. Kalau tidak mampu, sampaikan itu kepada kepala daerah yang memiliki kewenangan,” ujar politikus Gerindra ini.

Baca Juga :   Revitalisasi Pasar Sudimampir Baru Dinilai Terburu-buru

Sementara, salah satu Ketua RW 1 Kelurahan Kuin Cerucuk Banjarmasin Barat, Ahmad Husain usai menyerahkan surat tembusan terkait macetnya air bersih ke DPRD Banjarmasin mengatakan, memang sebelum bulan ramadhan mereka sangat kesulitan mendapatkan air bersih.

Bahkan, dari 16 RT yang ada di wilayah RW 1 Kelurahan Kuin Cerucuk, 12 RT hanya mendapatkan air bersih pada malam hari. “Itu pun ada yang cuma menetes saja airnya. Kalau mau dapat air ya cuma malam saja, siang tidak mengalir,” ungkapnya.

Baca Juga :   Hari Ini, Jumlah Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Kalsel Tak Ada Perubahan

Pihaknya pun siap duduk satu meja bersama DPRD dan PT Air Bersih Banjarmasin untuk menindaklanjuti persoalan pendistribusian air itu. “Kalau alasan jebolnya pipa jika tekanan dinaikkan, kemungkinan selamanya kami akan seperti ini. Pendistribusian air bersih melalui mobil tangki juga tidak ada sampai hari ini,” tuturnya.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi

Editor: Suhaimi Hidayat

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.