STB Uniska Gelar Aksi 23 Mei, Berharap Tidak Terulang dan Terus Jaga Marmonisasi Bermasyarakat

KabarKalimantan, Banjarmasin – Sanggar Titian Barantai (STB) Universitas Islam Kalimantan (Uniska) MAB Banjarmasin kembali menggelar agenda tahunan Aksi Damai Menolak Lupa Tragedi Jumat kelabu 23 Mei 1997, setelah 2 tahun terkendala pandemi, Senin (23/5/2022).

Mahasiswa yang tergabung dalam organisasi seni kampus ini mengenang kembali sejarah kelam tragedi terbesar yang pernah tercatat di Kalimantan Selatan, sebagai bagian dari program kerja wajib mereka.

Ketua Umum Sanggar Titian Barantai Uniska, Muhammad Yusrian Noor Sani mengatakan, tujuan aksi ini tidak lain untuk merawat ingatan bahwa pernah terjadi kerusuhan besar di kota Banjarmasin.

Baca Juga :   Pasar Ramadhan di RTH Kamboja, 160 Stand Pedagang Disiapkan

“Kegiatan ini di laksanakan STB setiap tahunnya, tujuannya untuk mengingatkan kepada masyarakat betapa pentingnya menjaga keharmonisan dan selalu menjunjung tinggi tali persaudaraan,”kata Rian.

Ia menuturkan, aksi yang dilakukan kali ini selain longmarch juga ada teaterikal, pembacaan Puisi, dan doa bersama. “Ada sekitar kurang lebih 30 anggota muda yang turun aksi kali ini,” ucapnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga mengucapkan terimakasih kepada pihak kepolisian yang turut terlibat untuk mengamankan jalannya proses aksi.

Baca Juga :   Mahasiswa Berprestasi Uniska Terima Uang Pembinaan

Adapun Pimpinan Produksi Aksi Mei Jumat Kelabu, Esti Komah Nurlaili mengatakan, aksi ini juga dalam rangka sebagai latihan pemantapan anggota muda STB.

“Ini sebagai Latpan kami, dan tadi malam juga digelar aksi menolak lupa terbakar atau dibakarnya kampus kami Uniska pada 22 Mei 1999,”katanya.

Ia berharap, melalui aksi ini dapat menyisipkan pesan kepada masyarakat kota Seribu Sungai agar tetap saling menjaga keharmonisan bermasyarakat dan menjunjung tali persaudaraan di kota Banjarmasin.

Baca Juga :   Kunci Motor Tertinggal, Mahasiswa FKIP Unlam Wajib Mengaji atau Menyanyi

Rangkaian aksi tersebut diawali dengan Teaterikal dan pembacaan puisi, kemudian Longmarch dari Hotel A menyusuri jalan Sudimampir, dan berakhir di Bundaran Hotel A Banjarmasin.

STB Uniska merupakan salah satu anggota Forum Komunikasi Pekerja Seni Kampus (FKPSK) Kalsel dan STB Uniska pun beberapa kali juga menggelar peringatan lain setiap tahunnya sebagai agenda seperti Peringatan Hari Pahlawan 10 November, Hari Pancasila serta terjun Bakti Budaya.

Syahri Ramadhan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.