Persiapan Hadapi Kemarau, Pemprov Kalsel Gelar Rakor Antisipasi Karhutla Sejak Dini

KabarKalimantan, Banjarbaru – Sebagai upaya mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menggelar rapat koordinasi (Rakor) antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana asap akibat Karhutla tahun 2022 yang dihadiri seluruh stakeholder terdiri unsur Forkopimda, TNI dan Polri, BPBD Kabupaten kota se-Kalsel dan dunia usaha, di ruang Aberani Sulaiman Setda Kalsel, Banjarbaru, Selasa (31/5/2022).

Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor dalam arahannya yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, Roy Rizali Anwar mengatakan, dengan Rakor ini dapat memantapkan komitmen dan sinergitas dalam menghadapi bencana Karhutla 2022, serta mengajak para stakeholder untuk memberikan edukasi secara persuasif kepada masyarakat agar tak membakar lahan.

“Kemudian lakukan koordinasi dan langkah pengendalian dengan tindakan terukur dalam pencegahan Karhutla,” katanya.

Di samping itu, ia juga meminta kesiapan infrastruktur dan peralatan serta personil dalam rangka mencegah dini bencana Karhutla.

“Jadi kita siapkan sejak dini dukungan anggaran, personil-personil, serta kelengkapan dan fasilitas pendukung lainnya, kita bangun keterpaduan untuk mengoptimalkan sumber daya yang kita miliki dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesiapsiagaan BPBD Kalsel, Syahrudin mengatakan, berdasarkan rilis BMKG Musim kemarau awal terjadi pada pertengahan Mei hingga akhir Juli.“Sedangkan puncak kemarau terjadi di bulan Agustus,” kata Syahrudin.

Selain itu, berdasarkan arahan Presiden juga diminta kepala daerah prioritaskan pencegahan, kesiapan infrastruktur dan Monitoring ke bawah. Kemudian edukasi masyarakat agar tak bakar lahan serta penataan lahan gambut.

“Jangan terlambat padamkan api dan lakukan Penegakan hukum untuk cegah Karhutla,” ujar Jokowi dalam arahannya.[]

Syahri Ramadhan

Pos terkait