Pengesahan Dokumen RP2I Program IPMDIP, Noormiliyani Harapkan Batola dapat Perhatian Lebih

KabarKalimantan, Marabahan – Bertempat di Rumah Jabatan Bupati Barito Kuala (Batola), Selasa (31/5/2022), dilakukan penandatanganan dan penyerahan dokumen perencanaan pengembangan dan pengolahan irigasi (RP2I).

Penandatanganan dan penyerahan dokumen RP2I sendiri dilakukan antara Bupati Hj Noormiliyani AS didampingi Kepala Bappelitbang Batola Munadi bersama Kepala Bidang Infrastruktur Kewilayahan Bappeda Provinsi Kalsel Abdul Rahim dan Kasi Keterpaduan Pengembangan Infrastruktur SDA BBWS Kalimantan III M Ilyas Firmansyah.

Penandatanganan serahterima dokumen RP2I yang dilaksanakan ini merupakan rangkaian dari Rapat Integrated Partisipatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) Batola tahun 2022-2026 yang digelar di Aula Selidah Setdakab Batola.

Kepala Bappelitbang Batola, Munadi menerangkan, mulai tahun 2017 Batola telah menerima dana hibah dari IPDMIP yang merupakan program Bank Dunia sebesar Rp25 miliar yang tersebar di beberapa SKPD di Batola di antaranya Bappelitbang, DPUPR, dan Distan-TPH.

Sehubungan akan berakhirnya RPJMD di tahun 2022, sebut Munadi, sehingga harus dilakukan penandatanganan pengesahan dokumen seperti yang lakukan ini. “Dokumen ini menjadi modal bagi pemerintahan selanjutnya,” tambahnya.

Munadi juga mengatakan, pembangunan irigasi melalui program IPDMIP ini sudah selesai dibangun yang lokasinya tersebar di beberapa kecamatan di Batola terutama yang berfokus di lima wilayah seperti di Desa Karya Indah (Kecamatan Tabukan), Desa Banitan (Kecamatan Bakumpai), Desa Bantuil dan Desa Badandan (Kecamatan Cerbon), dan Desa Andaman (Kecamatan Anjir Pasar).

Pria yang sebelumnya sempat menjabat Sekretaris Bappelitbang Batola ini mengutarakan, Program IPDMIP yang dilaksanakan ini merupakan program pemerintah di bidang irigasi yang bertujuan untuk mencapai keberlanjutan sistem irigasi baik sistem irigasi kewenangan pusat, kewenangan provinsi, maupun kewenangan kabupaten.

Munadi merinci, untuk kewenangan kabupaten, terdapat 99 desa, provinsi 17 desa, dan pusat 13 desa. Sedangkan luasan irigasinya sesuai putusan dari Kementerian PUPR Nomor 15 Tahun 2014.

Bupati Batola Hj Noormiliyani AS menyambut baik atas dilakukan penandatanganan serahterima dokumen RP2I sekaligus rapat IPDMIP Batola tahun 2022-2026.

“Batola ini merupakan wilayah pertanian sehingga diharapkan terus mendapatkan perhatian lebih atas program RP2I IPDMIP,” pungkasnya.

Bupati yang akan mengakhiri masa jabatan 4 November 2022, ini menginginkan pemimpin Batola berikutnya hendaknya bisa memperjuangkan kouta anggaran yang semakin besar serta dapat meneruskan pondasi yang telah terbangun.

“Kalau kita kemarin bisa Rp25 miliar mudah-mudahan yang berikutnya bisa Rp50 miliar, sehingga seluruh petani bisa merasakan irigasi yang layak,” harapnya.

Sementara itu, dalam rapat RP2I IPDMIP yang berlangsung di Aula Selidah Setdakab Batola Tahun 2022 berisi berbagai agenda, di antaranya berisi paparan resume mulai hasil penyusunan RP2I kewenangan pusat, provinsi, serta Kabupaten Batola. Acara juga berisi dialog dari peserta yang terlibat.

Pos terkait