Rakorwil Apkasi Provinsi Kalsel 2022, Rahmadi Usul Gaji PPPK agar Jadi Perhatian Pusat

KabarKalimantan, Banjarmasin – Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) Kalimantan Selatan (Kalsel) menggelar Rapat Koordinasi Wilayah (Rakorwil) sejak 30-31 Mei 2022.

Gelaran di Hotel Rattan Inn Banjarmasin yang dibuka secara daring Gubernur H Sahbirin Noor ini berisi pembahasan berbagai isu strategis di Kalsel guna disampaikan pada Rakernas Apkasi Juni mendatang.

Rakorwil yang dihadiri Ketua Umum Apkasi H Zahir (Bupati Batu Bara) dan seluruh bupati se-Kalsel ini membuka kesempatan bagi Wakil Bupati Barito Kuala (Wabup Batola) H Rahmadian Noor untuk menitipkan pesan agar gaji PPPK supaya menjadi perhatian pusat sehingga tidak begitu membebani pemerintah kabupaten.

Baca Juga :   Batola Menuju One Village One Product

Mantan anggota DPRD Batola ini juga mengharapkan pada Rakernas nanti diusulkan agar ada jalan tol di Kalsel menuju Ibu Kota Negara (IKN). “Saya kira ini tidak berlebihan justru dengan harapan memperlancar pendistribusian kebutuhan pangan dan tranportasi menuju IKN,” tuturnya.

Rakor Apkasi yang dipimpin Koordinator Wilayah Kalsel, H Sukamta (Bupati Tanah Laut) ini bertema“Peningkatan Kerjasama dan Aspirasi Daerah Dalam Rangka Pertumbuhan Perekonomian Guna Mendukung Ibu Kota Negara Baru”.

Baca Juga :   Sikapi Persoalan Krusial, Forkopimda Batola Gelar Rakor Bersama

Gubernur Kalsel H Sahbirin Noor saat membuka kegiatan menyatakan, sangat mengapresiasi dilaksanakannya kegiatan Rakorwil Apkasi Kalsel ini. “Jika melihat tema yang diangkat sangat relevan dan searah dengan sasaran tujuan pembangunan Provinsi Kalimantan Selatan ke depan,” ucapnya.

Gubernur yang akrab disapa Paman Birin itu mengutarakan, untuk pembangunan Kalsel ke depan dalam mewujudkan Visi Kalsel Maju akan melihat dan mendengar aspirasi serta peran IKN. Karenanya diharapkan kerjasama dalam berbagai bidang hendaknya terus ditingkatkan dalam upaya menggapai cita-cita pembangunan daerah.

Baca Juga :   Wabup Batola: Fokus Penyelesaian Visi Misi

Kalsel sendiri saat ini terdapat dua kota dan 11 kabupaten dengan jumlah penduduk 4,1 juta jiwa dengan luas 37.500 km atau sekitar 6,98 persen luas pulau Kalimantan.

Keberadaan Kalsel yang strategis ini dinilai tepat untuk pengembangan transportasi regional dari dan ke IKN. Terlebih dua kabupaten berada berbatasan dengan IKN yaitu Tabalong dan Kotabaru. “Kalsel melalui Apkasi diharapkan terus berupaya bekerjasama menyiapkan pembangunan masing-masing yang seiring misi Banua Maju Kalsel Maju,” ajak gubernur.

Mahmud Shalihin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.