Terkait Polemik Lahan Sawit di Tabunganen, Komisi III DPRD Batola Gelar Rapat Dengar Pendapat dengan PT ASIH

KabarKalimantan, Marabahan – Dalam rangka menindaklanjuti laporan masyarakat, terkait ganti rugi lahan warga di kecamatan Tabunganen kabupaten Barito Kuala Kalimantan Selatan.

Komisi III DPRD Batola melaksanakan rapat dengar pendapat dengan PT Anugerah Sawit Inti Harapan, bertempat di Aula Rapat Gedung DPRD lantai 1 Marabahan Batola, Rabu (8/6/2022).

Dalam kegiatan tersebut dihadiri manajemen perusahaan, wakil ketua komisi III DPRD dan kepala Disbunak Batola .

Wakil Ketua Komisi III Junaidin diruang kerjanya mengatakan bahwa dari surat keterangan tanah (SKT) yang diserahkan masyarakat kepada kami sebanyak 483 hektare terdiri dari 8 kelompok yang masih bermasalah dengan ganti lahan .

“Dalam pertemuan itu telah disepakati untuk melakukan pengukuran, namun begitu kita tidak mengukur per hektare melainkan mengambil dari titik koordinat,” ucapnya, Kamis (9/7/2022).

Pasalnya posisi lahan sudah berbeda karena lahan yang ada sudah digarap, sehingga kita mencarikan solusinya untuk melakukan pengukuran ulang.

Menurut keterangan dari perusahaan mengaku sudah Melakukan ganti rugi , namun diduga bukan pemilik asal melainkan ada orang lain yang memanfaatkanya.

“Dari hasil rapat pertama kemaren, seandainya lahan itu punya masyarakat belum diganti sama sekali , maka akan dibayar oleh perusahaan dengan catatan tetap dipotong dari beberapa yang sudah dibayar,” terang Junaidin.

Lanjut junaidin, adapun tidak lanjut dari pertemuan nanti dalam waktu 1 atau 2 hari akan dilakukan pengukuran ulang dengan saling mencocokkan data SKT antara perusahaan dengan masyarakat.

“Kami berharap bagi siapapun yang berinvestasi di kabupaten Batola agar jangan sampai menyakiti masyarakat, silahkan berinvestasi di Batola tapi jangan menyengsarakan rakyat, karena ini hak rakyat bukan hak oknum tertentu,” pungkasnya.

Mahmud Shalihin

Pos terkait