Pemprov Kalsel dan Pemkot Banjarmasin Lakukan Penandatanganan Akta Pendirian PAM Bandarmasih

KabarKalimantan, Banjarmasin – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor bersama Walikota Banjarmasin melalukan Penandatanganan Akta Pendirian (Anggaran Dasar) PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda) di Aula PDAM Bandarmasih Kota Banjarmasin, Jumat (10/6/2022).

Gubernur Kalimantan Selatan yang akrab disapa Paman Birin ini mengatakan, sangat mengapresiasi dengan kolaborasi dan sinergi uang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin dan PDAM Bandarmasih dan menyambut baik dan progres ke depan.

“Semoga proses selanjutnya dapat berjalan dengan baik dan lancar,” katanya.

Ia berharap, dengan beralihnya PDAM menjadi PT Air Minum (PAM) Bandarmasih Banjarmasin ini dapat memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat.

“Semoga pelayanan air minum buat rakyat ini semakin lancar, aman dan bisa menjadi kebanggaan bagi rakyat untuk mengkonsumsi air,” ucapnya.

Sementara itu, Walikota Banjarmasin, H Ibnu Sina mengatakan, dengan perubahan nama ini menjadi sebuah harapan baru bahwa perusahaan ini menjadi perusahaan yang sehat, kinerjanya makin terukur dan lincah dengan semua pihak. Agar tidak semata-mata mengandalkan pembiayaan dari APBD tetapi juga bisa dari pihak ketiga untuk memenuhi kebutuhan terutama dalam peningkatan layanan.

“Terlebih di Banjarmasin sudah 98 persen atau hampir semua warga Banjarmasin pelanggan PDAM. Oleh karena itu mutu yang harus kita tingkatkan,” katanya.

Ia menuturkan, PR ke
depan dengan badan hukum baru ini bisa menyesuaikan, termasuk juga untuk mengikuti keputusan Gubernur kalsel karena kenaikan tarif atau penyesuaian tarif sesuai dengan Permendagri yang ditindaklanjuti oleh SK Gubernur dan SK Bupati Walikota.

“Catatan saya adalah kualitas dan pelayanan harus tetap paling utama. Memastikan bahwa masyarakat yang pelanggan ini bisa terlayani dengan baik. Baik kuantitasnya, jumlahnya, continueitasnya, dan kualitasnya,” ucapnya.

Adapun Direktur Utama PDAM Bandarmasih Ir Yudha Achmady mengatakan, sudah ada kesepakatan pemerintah provinsi dan pemerintah kota dan akan diteruskan ke Kemenkumham untuk badan hukum dikeluarkan agar menjadi PT Air Minum Bandarmasih.

“Kita sudah memiliki dukungan dari dua kekuatan yakni provinsi dan kota, serta masih ada peluang dengan bisa masuk investasi dari penyerta modal pihak ketiga. Jadi tidak tertutup kemungkinan. Investasi nanti akan kita laksanakan dalam rangka meningkatkan pelayanan,” pungkasnya.

Syahri Ramadhan

Pos terkait