PT Arutmin Indonesia Gelar Operasi Mata Katarak Gratis

KabarKalimantan, Kotabaru – Mensukseskan program pemerintah dalam menurunkan angka kebutaan karena katarak, PT Arutmin Indonesia melaksanakan operasi mata katarak secara gratis untuk masyarakat Kabupaten Kotabaru, di Klinik Arutmin NPCLT Indonesia Kotabaru, Kamis (30/6/2022).

Pelaksanaan operasi mata katarak hingga 1 Juli 2022 besok yang dibuka langsung Sekretaris Daerah Kotabaru Drs H Said Akhmad itu turut dihadiri Manager PT Arutmin Senakin dan Arutmin NPLCT Indonesia Kotabaru Ahmad Juaeni, Kepala Dinas Perindagkop Kharil Fajri, Sekretaris Dinas Kesehatan Kotabaru Hj Ernawati, Direktur RSUD Pangeran Jaya Sumitra Kotabaru dr Adrian Wijaya, dan Camat Pulau Laut Sigam Slamet Riyadi.

Baca Juga :   Satres Narkoba Polres Kotabaru Bekuk Pengedar Sabu Asal Sanggau Provinsi Kalbar

Manager PT Arutmin Senakin dan Arutmin NPLCT Indonesia Kotabaru Ahmad Juaeni mengatakan, pihaknya menargetkan 200 lebih pasien dari Kecamatan Kelumpang Tengah, Pulau Laut Sigam dan Kecamatan Batulicin yang ikut dalam pelaksanaan operasi mata katarak ini.

Baca Juga :   Kunjungi Kecamatan Pamuka Utara, Bupati Dengarkan Keluhan Masyarakat

“Alhamdulillah, operasi mata katarak yang merupakan kali kesebelas kami laksanakan ini jumlah pasien melampaui target. Untuk keseluruhan jumlah pasien yang mengikuti operasi katarak dari awal hingga saat ini sudah mencapai 2.400 orang,” terangnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kotabaru Drs H Said Akhmad mengucapkan terima kasih kepada PT Arutmin Indonesia yang telah melaksanakan kegiatan operasi mata katarak gratis ini.

Baca Juga :   Puluhan Anggota TNI Kodim 1004 Kotabaru Mulai 'Serbu' Desa Subur Makmur

“Saya harap, kegiatan sosial seperti ini dapat dicontoh perusahaan-perusahaan lain,” ucapnya.

Ungkapan terima kasih juga disampaikan salah satu warga Desa Sebuli, Kecamatan Kelumpang Tengah Ahmad Berkati yang mengikuti operasi mata katarak PT Arutmin Indonesia ini.

“Alhamdulillah kami sangat terbantukan dengan adanya kegiatan operasi mata katarak secara gratis ini. Sebab, kalau di rumah sakit jelas memerlukan biaya yang tak sedikit,” tandasnya.

Ardiansyah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.