Bank Kalsel Serahkan CSR 2 Unit Electrik Fencing ke Pemprov Kalsel

KabarKalimantan, Banjarmasin – Bank Kalsel juga salurkan CSR kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan dengan menyerahkan 2 unit Electrik Fencing untuk mendukung program Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan yaitu “SISKA KU INTIP”.

Hal tersebut dilakukan direksi Bank Kalsel usai Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Jabatan Komisaris Bank Kalsel periode 2022-2027 di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin, Selasa (19/7/2022).

Direktur Utama Bank Kalsel, Hanawijaya mengatakan, Bank Kalsel serahkan bantuan CSR berupa Electrik Fencing atau pagar kejut agar sapi tidak liar keluar lingkungan perkebunan.

“Tadi dua dengan jumlah Rp 400 juta, kedepannya akan digotong melalui pembiayaan bank kalsel,” katanya.

Ia menambahkan, alat tersebut berjenis elektrik yang hanya membuat efek kejut tidak membuat sapi mati. “Ke depan akan ada lagi kerjasama kami, mudah-mudahan dalam dua minggu ke depan akan ada penandatangan dengan pengusaha sapi yang mau dititipkan dibeberapa perkebunan-perkebunan yang ada di rakyat sekitar kalimantan selatan,” ucapnya.

Di samping itu, ia juga berharap dengan adanya bantuan CSR ini dapat menimbulkan efek yang positif bagi para peternak sehingga akan banyak peternak yang menggunakannya dan dapat meminjam modal di Bank Kalsel.

“Semoga akan banyak membantu kami nanti dengan menyalurkan KUR nya melalui alat ini, dimana ketika tidak punya uang bisa mengajukan ke kredit ke Bank Kalsel,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Provinsi Kalimantan Selatan, Suparmi mengucapkan terimakasih kepada Bank Kalsel yang telah memberikan bantuan alatnya berupa pagar listrik kejut untuk peternakan.

“Untuk lokasi sudah kami siapkan nanti dimana meletakkannya,” katanya.

Ia berkeyakinan, ke depan bukan hanya Bank Kalsel yang menyerahkan CSR ini tetapi para pengusaha besar yang ada di Kalsel.

“Saya yakin CSR ini juga tidak hanya dari bank kalsel, juga bisa dari perusahaan besar yang ada di Kalsel untuk membantu Pemerintah Provinsi sehingga terjadi simbiosis mutualisme,” pungkasnya.

Syahri Ramadhan

Pos terkait