Baru Tanding, Judo Batola Sumbangkan Emas

KabarKalimantan, Marabahan – Di luar dugaan, Cabang Olahraga Judo dari Kabupaten Barito Kuala (Batola) dalam ajang Porprov XI Kalsel di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS), baru pertama tanding, Kamis (10/11/2022), ternyata mampu mempersembahkan 4 medali yang terdiri dari 1 emas, 1 perak, dan 2 perunggu. Padahal cabang olahraga ini baru terbentuk sekitar 3 tahun terakhir.

Pelatih Judo Batola, Aiptu Kadarimurachman SH menyatakan, sudah memprediksi torehan yang dihasilkan para anak asuhnya tersebut.

“Kita sudah mengukur kekuatan kelas 50 kg ini, mengingat di Kalsel untuk power mereka memang di atas rata-rata,” ucapnya saat diminta tanggapan di sela pertandingan yang digelar di Gentangan Burung Berkicau GOS Aluh Idut.

Baca Juga :   Ribuan Warga Batola Bersholawat bersama Habib Syech

Terkait strategi, pria yang juga menjabat Ketua Harian Judo Batola ini menyatakan, selain serius melakukan pembinaan juga mengaktifkan latihan, kendati harus masih menumpang di sekolah-sekolah seperti di SMP 2, 3, dan 5 Marabahan.

Pria yang juga menjabat Bidang Hukum KONI Batola ini sangat termotivasi membina para generasi di daerah mulai tingkat SLTP dan SLTA agar berprestasi dan menjadi generasi gemilang ke depan.

Ia menargetkan, setelah Porprov di Kandangan ini, akan mengupayakan mengirim anak-anak binaannya ke kejuaraan nasional jika didukung pemerintah daerah tahun 2023 mendatang. Di samping juga mengadakan kejuaraan antar pelajar, khususnya dari Kabupaten Batola dalam rangka mencari bibit-bibit muda berbakat.

Baca Juga :   Bupati Batola Bantu Korban Kebakaran di Bantuil

Ketua KONI Batola Drs Dahlan MIP menyatakan, sangat sependapat atas rencana pembinaan yang dilakukan judo. Karena keberhasilan sangat ditentukan dari pembinaan yang berkelanjutan.

Pria yang juga pernah menjabat Kepala BPBD Batola ini mengutarakan, kebijakan KONI Batola memberangkatkan atlet ke Proprov XI Kandangan yang mempersyaratkan minimal juara IV pada Kejurprov Kalsel memiliki harapan agar hasilnya realistis dari jumlah atlet yang dikirim.

Baca Juga :   Alfrida Tempuh Ratusan Kilometer Demi Dampingi Anak Bertanding di Kejurprov Dansa IODI Kalsel

Karenanya, sebut Dahlan, hasil Porprov di Kandangan ini boleh dibilang sebagai bahan evaluasi total bagi KONI Batola dalam rangka mempersiapkan ajang 4 tahun ke depan, termasuk pada even nasional dan internasional.

“Jadi hasil ini nantinya akan kita laporkan berjenjang baik ke legislatif maupun eksekutif agar bisa menjadi masukan untuk pembenahan dan perbaikan,” ujarnya.

Sebenarnya, sebut Dahlan, Batola memiliki banyak potensi terhadap atlet. Tinggal sejauh mana komitmen bersama dari SKPD terkait, pemda, dan DPRD dalam rangka meningkatkan olahraga di Batola.

Mahmud Shalihin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.