Satlantas Polres Batola akan Terapkan ETLE Mobile Smartphone

KabarKalimantan, Marabahan – Elektronik Traffic Law Enforcement (ETLE) Mobile atau Tilang Elektronik Berbasis Ponsel adalah Metode Baru penerapan Berdisiplin Berlalulintas dengan menggunakan bukti foto kamera Handphone oleh petugas kepolisian. Metode baru ini akan segera diterapkan di wilayah hukum polres Batola.

Terobosan ini dilakukan Polres Barito Kuala dalam beberapa pekan akan segera diterapkan, setelah disosialisasikan kepada masyarakat.

Langkah tersebut menjadikan Batola sebagai kabupaten Kota pertama di Propinsi Kalimantan Selatan yang menerapkan ETLE Mobile , dan ini berbeda dengan ETLE Statis yang sudah dipasang di sejumlah Traffic light di Banjarmasin.

ETLE Mobile mempunyai keunggulan tersendiri, karna peralatan ETLE Mobile memiliki keunggulan tersendiri, karna dapat dibawa oleh petugas kelokasi pengawasan dari satu tempat ke tempat lainya sesuai kebutuhan dari pengawasan petugas patroli.

Dengan demikian petugas dimungkinkan dapat melakukan penindakkan pelanggaran kasat mata, tanpa melakukan penilangan secara manual.

“Kita patut bersyukur Batola mendapatkan kepercayaan menjadi pilot project penerapan ETLE Mobile di Kalsel,” ujar Kapolres Batola AKBP Diaz Sasongko, Kamis (10/11/2022).

Menurutnya, bagaimanapun juga Batola merupakan pintu masuk pertama dari Kalimantan Tengah, juga dari daerah tetangga yaitu Kabupaten Hulu sungai Tengah, Hulu sungai selatan, Hulu Sungai Utara .

Diketahui dalam tiga bulan terakhir ini angka kecelakaan lalulintas di Batola memang cenderung menurun, namun begitu kefatalan akibat kecelakaan masih tetap tinggi itu karena kurang disiplinnya pengendara di jalan.

“Tercatat di bulan Agustus ini aja ada 12 kejadian kecelakaan dengan 8 korban meninggal dunia. Kami dengan segala upaya melakukan patroli rutin, pengaturan lalu lintas dan operasi zebra intan Alhamdulillah angka kecelakaan dapat perlahan menurun,” jelasnya.

Penerapan ETLE Mobile ini selain untuk menekan jumlah angka kecelakaan dan pelanggaran lalulintas, juga sebagai respons Satlantas polres Batola atas program terbaru dari Korlantas Polri sekaligus menjawab instruksi dari Kapolri yang melarang tiang manual.

“Dalam dua pekan ke depan ini, kami akan terus mensosialisasikan penerapan ETLE Mobile di Batola,” tambah Kasat lantas Iptu Royke Noldy Darean.

Dijelaskanya juga bahwa sistem penilangan secara online berbasis Handphone ini, setelah mendapatkan validasi korlantas Polri, penerapan ETLE Mobile di Batola sudah dapat dimulai pada Minggu ke empat Nopember atau pada Minggu pertama Bulan Desember 2022.

Penugasan diberikan kepada anggota yang telah dibekali peralatan khusus dan telah mendapatkan pelatihan khusus dan juga tentunya ada diberikan surat perintah.

“Begitu juga dalam penerapan di lapangan, petugas diwajibkan mengenakan seragam lengkap, dan tidak semua anggota satlantas dapat melakukan penilangan ETLE Mobile,” tegas Royke.

Mahmud Shalihin

Pos terkait