Miliki Pojok Pandu, Dokter dan Perawat di UPT Puskesmas Batumandi Dapat Klasifikasikan Penyakit Pasien

KabarKalimantan, Paringin – Miliki Pojok Pandu, dokter dan perawat di UPT Puskesmas Batumandi ternyata bisa klasifikasikan penyakit yang diderita pasien sebelum masuk ke ruang pelayanan.

Pojok Pandu atau pojok pelayanan terpadu sendiri merupakan salah satu inovasi yang dimiliki UPT Puskesmas Batumandi untuk menjaring pasien berobat dengan dapat mengetahui penyakit yang diderita.

Dari pelayanan ini, masyarakat atau para pasien yang hendak berobat akan menjalani beberapa tahapan pemeriksaan, seperti pemeriksaan tekanan darah, berat badan, tinggi badan, lingkar pinggang, dan selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan kesehatan diruang Laboratorium yang diantaranya, cek gula darah, asam urat, dan kolesterol.

Baca Juga :   Polres Balangan Salurkan 10 Ton beras untuk Warga Terdampak Covid-19

Setelah diketahui kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol pada pasien, perawat yang bertugas diruang Laboratorium akan memberikan arahan terhadap pasien untuk masuk ke ruang poli pelayanan sesuai dengan hasilnya pemeriksaan kesehatan.

Kepala Puskesmas Batumandi Hj Nurul Bahriah mengatakan, inovasi pojok pandu untuk menjaring pasien yang datang untuk dapat diklasifikasikan penyakit yang di derita pasien.

“Pelayanannya di pojok pandu ini bagi masyarakat yang ingin berobat baik itu dokter Gigi, ibu hamil atau poli umum. Dan apabila umur 15 sampai 59 tahun mereka wajib diperiksa terlebih dahulu di pojok Pandu,” ujarnya.

Baca Juga :   Kendati Hujan, Anggota, Kader dan Simpatisan Tetap Antusias Meriahkan HUT Partai Demokrat ke-21

Sedangkan jelasnya pelayanan di pojok pandu dimulai tekanan darah, tinggi dan berat badan, serta pasien yang juga mendapat pemeriksaan tiga laboratorium dasar.

“Jadi seperti asam urat, kolesterol, gula darah. Jadi di sana kami dapat menjaring apakah si pasien ini salah satu mempunyai penyakit tersebut,” tuturnya.

Ia menjelaskan, setalah pemeriksaan di pojok pandu pasien bisa menuju sesuai poli yang mereka inginkan. Sehingga saat pasien berada di poli sudah di periksa.

Baca Juga :   KPP Pratama Tanjung Apresiasi WP Disdik dan Kebudayaan Kabupaten Balangan

Bahkan tambahnya, bagi pasien di atas usia 59 tahun atau lansia tidak melalui pemeriksaan pojok pandu namun saat rekam medisnya sudah lengkap maka petugas puskesmas yang menjemput.

“Kita juga menyediakan pendaftaran pasien secara online, dengan hanya mendaftar melalui rumah dan datang ke Puskesmas menunjukkan kepada petugas,” ucapnya.

Ia berharap, dengan adanya inovasi tersebut bisa mempermudah dan memberikan kenyamanan kepada pasien untuk berobat di Puskesmas Batumandi.

Hadrianor

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.