Optimalkan Pencegahan Stunting, Dinkes Kotabaru akan Libatkan Aparat Desa

KabarKalimantan, Kotabaru – Mengoptimalkan pencegahan stunting di Bumi Saijaan, Dinas Kesehatan Kotabaru mengajak seluruh aparat desa untuk ikut serta melakukan evaluasi dan sosialisasi.

Kepala Dinas Kesehatan Kotabaru Edwin Simanjuntak mengatakan ada 28 alat USG Portabel yang tersedia di 28 Puskesmas, dengan adanya alat USG Portabel tersebut maka setiap ibu hamil dapat melakukan pemeriksaan kehamilannya dan bayi yang ada di dalam kandungannya, Rabu (25/1/23).

Baca Juga :   Hadiri Acara Maulid Nabi Muhammad SAW, Bupati Kotabru Juga Resmikan Gedung Majelis Taklim Al Muhibbin Mustofa

“Walau kita sudah memiliki 28 alat USG Portabel di setiap puskesmas, tapi kami juga perlu melibatkan pihak-pihak desa, karena setiap Puskesmas melayani beberapa desa maka itu akan menggelar pelatihan kepada setiap aparatur desa,” ucapnya.

Baca Juga :   BPOM Kalsel Gelar Sosialisasi Keamanan Pangan Jajanan Anak di Kabupaten Kotabaru

Sebelum menggelar pelatihan, pihak kami akan melakukan koordinasi dengan dinas-dinas terkait terlebih dahulu, guna kelancaran apa yang telah kami programkan.

“Setiap melaksanakan USG pada ibu hamil, kami melakukan jemput bola agar ibu-ibu hamil tidak bersusah payah datang ke Puskesmas, dengan cara jemput bola yang kami laksanakan sangatlah efektif memberikan pelayanan kepada warga,” ucapnya.

Baca Juga :   Ini Pesan Ketua DPRD Kotabaru kepada Seluruh Kades Terpilih

Dengan cara melalukan USG Portabel maka kita dapat mengetahui perkembangan janin di dalam kandungan seorang ibu.

“Bila janin itu ada indikasi stunting maka kami memberikan pola makan yang sehat agar pertumbuhan janin yang dikandung dapat berkembang dan tidak mengalami stunting,” jelas Edwin.

Ardiansyah

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.