Ilegal Fishing, 9 Alat Setrum Ikan Rakitan Diserahkan Warga kepada Polisi

KabarKalimantan, Marabahan – Sedikitnya ada 9 alat setrum ikan rakitan diserahkan warga koanda dan desa Purwosari II kecamatan Tamban, kepada pihak berwajib,Jumat (10/03/2023).

Penyerahan alat setrum tersebut berkat upaya pendekatan secara persuasif dalam Jumat Curhat di Barito Kuala (Batola), sehingga sejumlah warga yang pernah melakukan kegiatan Ilegal Fishing menyerahkan peralatan mereka ke Polsek Tamban.

Baca Juga :   BNN: Urine Anak Legislator DPRD Negatif Narkoba

Sebelumnya juga warga desa Badandan di Kecamatan Cerbon, melakukan hal serupa dengan menyerahkan sebanyak 21 buah alat setrum ikan rakitan.

“Penyerahan sejumlah alat setrum ikan rakitan di Di Polsek tamban tersebut juga tak lepas dari hasil kegiatan Jumat Curhat di Kecamatan Tamban beberapa waktu lalu,” papar Kapolres Batola AKBP Diaz Sasongko melalui Kapolsek Tamban.

Baca Juga :   23 Orang Lagi Warga Bumi Ije Jela Terpapar Corona

Sebelumnya juga warga desa Badandan di Kecamatan Cerbon, melakukan hal serupa dengan menyerahkan sebanyak 21 buah alat setrum ikan rakitan.

Sesuai pasal 84 Undang Undang NO 31 Tahun 2009 Tentang Perikanan, Menangkap ikan dengan bahan berbahaya diancam pidana penjara maksimal 6 tahun dan denda maksimal Rp1,2 miliar.

Baca Juga :   Polsekta Banjarmasin Utara Ringkus Seorang Kurir Narkoba

“Sebelumnya, warga Desa Badandan di Kecamatan Cerbon, melakukan hal serupa dengan menyerahkan sebanyak 21 buah alat setrum ikan rakitan,” terang Abdul Malik

“Kami sangat berterimakasih kepada warga dengan kesadarannya yang tinggi mau menyerahkan Peralatan setrum ikan tersebut,” tegas.

Mahmud Shalihin

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.