Komisi II DPRD Batola Berharap Kenaikan Tarif di RSUD Batola Diimbangi dengan Pelayanan yang Prima

KabarKalimantan, Marabahan – Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Barito Kuala (Batola) Anang Kaderi dari fraksi Partai Golkar berharap kenaikan tarif di RSUD Abdul Aziz Marabahan harus diimbangi dengan pelayanan kesehatan yang prima dari semua petugas.

“Kami meminta kenaikan tarif juga dapat di imbangi dengan pelayanan terbaik serta lebih arif dan bijaksana dalam menyikapi keluhan masyarakat,” tegas Anang Kaderi saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (27/3/2023)

Kenaikan tarif tersebut telah kita bahas dalam Rapat kerja komisi II DPRD Batola yang dihadiri seluruh anggota Komisi II Direktur RSUD Abdul Aziz beserta stafnya.

Diketahui Tarif RSUD Abdul Aziz Marabahan sudah resmi naik. Terdapat sederet alasan yang membuat tarif lama tak lagi bisa dipertahankan. Sehingga kenaikan tarif tersebut ditetapkan melalui perbub Batola nomor 93 tahun 2022, ini sekaligus menggantikan perbub Batola nomor 29 tahun 2012.

Direktur RSUD Abdul Aziz Dr Aan Widhi Anningrum mengatakan, setelah sekitar 10 tahun pihaknya memperbaharui tarif lama tidak lagi realistis.

Sedianya kenaikan yang diberlakukan tidak terlalu signifikan, namun karena baru 10 tahun naik, akhirnya terlihat mencolok. Seperti jasa pelayanan dokter umum yang awalnya sebesar Rp 12.500 sejak 2012 lalu naik menjadi Rp 25.000 ribu, artinya kenaikan tarif ini masih dalam tahap wajar.

“Kenaikan itu juga sebanding dengan sejumlah pelayanan baru, diantaranya kehadiran dokter spesialis jiwa ditambah spesialis orthopedi dan traumatologi,” pungkas Aan.

Mahmud Shalihin

Pos terkait