Paman Birin Berikan Penghargaan Kearsipan dan Penerapan Aplikasi Srikandi atas Upaya Tingkatkan Indeks dan Kualitas Kearsipan

KabarKalimantan, Banjarbaru – Gubernur Kalimantan Selatan, H Sahbirin Noor berikan penghargaan kepada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten/Kota serta SKPD lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel atas upaya dalam meningkatkan indeks dan kualitas kearsipan di Provinsi Kalimantan Selatan.

Gubernur Kalsel yang akrab disapa Paman Birin, melalui Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kalsel, Nurliani Dardie menyampaikan apresiasi atas capaiannya Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten/kota dan SKPD dalam mengabadikan nilai guna suatu informasi.

“Semoga penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan kearsipan di Kalimantan Selatan,” katanya.

Paman Birin mengingatkan, pentingnya memahami peran arsip dalam konteks Undang-Undang Kearsipan No. 43 Tahun 2009, bahwa kearsipan tidak dapat dilepaskan dari perkembangan teknologi dan informasi yang terus berkembang pesat.

“Arsip pada dasarnya adalah dokumentasi yang mengabadikan nilai guna suatu informasi. Namun, di era digital seperti saat ini, konsep arsip mengalami pergeseran paradigma menjadi basis data elektronik yang terhubung dalam jaringan daring,” ucap Paman Birin.

Ia menambahkan, penerapan aplikasi Srikandi di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel menjadi salah satu penilaian capaian kinerja organisasi di bidang kearsipan dan pentingnya pengawasan internal oleh lembaga kearsipan daerah terhadap SKPD dan pengawasan kearsipan eksternal oleh lembaga kearsipan daerah terhadap lembaga kearsipan kabupaten/kota tidak boleh diabaikan.

“Peran lembaga kearsipan dalam mengontrol pencipta arsip agar tetap mengacu pada nilai, standar, prosedur, dan kriteria kearsipan,” pungkasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dilaksanakan sosialisasi mengenai regulasi kearsipan, termasuk Peraturan Gubernur Kalsel Nomor 073 Tahun 2023 tentang jadwal retensi arsip dan sistem klasifikasi keamanan serta akses arsip dinamis. Demikian juga, disampaikan tentang Peraturan Gubernur Kalsel Nomor 057 Tahun 2023 mengenai kode klasifikasi arsip.

Acara tersebut dihadiri seluruh Kepala SKPD Kalsel, Pengelola Kearsipan pada SKPD Kalsel dan seluruh Kepala Lembaga Kearsipan Kab/Kota se-Kalsel serta dari Arsip Nasional RI.

Adapun hasil pengawasan eksternal terhadap lembaga kearsipan daerah pada tahun 2023, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Banjarbaru meraih peringkat pertama, disusul oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Banjar peringkat kedua, dan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Tanah Bumbu meraih peringkat ketiga.

Sedangkan dalam pengawasan internal terhadap SKPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Kalsel tahun 2023, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kalsel peringkat pertama dengan nilai 68,70, di peringkat kedua, Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kalsel dengan perolehan nilai 67,88, dan peringkat ketiga diraih oleh Inspektorat Daerah Kalsel dengan nilai 62,20.

Selain itu, untuk apresiasi penerapan aplikasi Srikandi tahun 2023, Biro Organisasi Kalsel menempati peringkat pertama dengan naskah keluar sebanyak 1.140 dan disposisi 1.453. Peringkat kedua ditempati oleh Badan Pendapatan Daerah Kalsel dengan naskah keluar 502 dan disposisi 2.413. Dan peringkat ketiga diraih oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kalsel dengan naskah keluar 2.093 dan disposisi 140.[]

Syahri Ramadhan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *