Anak Nelayan yang Jadi Pemimpin Penuh Pengabdian

BERKARISMA dan berwibawa namun tetap rendah hati dan memiliki rasa humor tinggi, itulah gambaran saat pandangan pertama mengenal sosok DR (HC) H Supian HK SH MH.

Ya, meski saat ini menjabat sebagai Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, H Supian HK tetap ramah, murah senyum, dan senang bertegur sapa dengan siapa saja. Tak peduli itu, kalangan pejabat, pegawai, ataupun masyarakat biasa.

Lahir sebagai anak nelayan, H Supian HK sudah kenyang dengan asam garam kehidupan. Ia pernah menjalani karier sebagai karyawan biasa hingga pimpinan berbagai perusahaan.

Karier di dunia politik pun ia jalani dengan sangat luar biasa. Memulai karier sebagai pengurus di tingkat desa, kemudian naik ke tingkat kecamatan, kabupaten, dan kini H Supian HK menjadi salah satu petinggi Partai Golkar Kalsel.

Nah, untuk mengenal lebih jauh sosok pria kelahiran Desa Rantau Bujur, Kecamatan Alabio, 25 September 1957 ini, wartawan redkal.com Muhammad Ridha berkesempatan melakukan wawancara eksklusif, berikut petikannya:

Assalamualaikum pak, bagaimana kabar Anda?
Alhamdulillah sehat

Oh ya, kabarnya Anda adalah anak nelayan? Bisa cerita sedikit pak!
Benar sekali, ayah saya seorang nelayan, beliau juga seorang veteran, beliau adalah sosok yang mengajarkan banyak hal soal pengabdian, kesetiaan, dan kehormatan, serta berbagai norma kehidupan yang berguna bagi saya agar bisa memberi manfaat untuk orang banyak.

Sebelum berkarier sebagai politisi, Anda adalah pengusaha yang sangat sukses?
Alhamdulillah, Allah memberikan jalan kemudahan bagi saya sebagai seorang pengusaha. Dulunya, saya bekerja di berbagai perusahaan, alhamdulillah beberapa diantaranya saya dipercaya sebagai general manajer. Kemudian, saya buka usaha, saya mendirikan 12 perusahaan.

Lantas, jalan di dunia politik?
Saya mulai masuk politik pada tahun 1992. Saya menjadi pengurus Partai Golkar tingkat desa, kemudian saya masuk tingkat kecamatan, lalu tingkat kabupaten. Alhamdulillah saya dipercaya selama 12,5 tahun sebagai Ketua DPD II Golkar Hulu Sungai Utara.

Saat Anda menjabat sebagai Ketua Golkar HSU, raihan kursi Golkar di DPRD Kabupaten HSU meningkat cukup pesat?
Ya, Allah selalu memberi kemudahan bagi saya. Awal saya menjabat Golkar hanya punya 2 kursi di legislatif HSU, kemudian naik menjadi 8, dan kemudian naik lagi menjadi 13 kursi. Tentu saja, itu bukan karena saya sendiri namun, kerja keras seluruh pengurus dan kader Golkar di HSU sehingga mendapat kepercayaan yang baik dari masyarakat.

Apa kuncinya sehingga Anda sukses memimpin Golkar HSU saat itu?
Amanah, bersikap baik dengan semua orang, perbanyak tegur sapa, selalu menjaga silaturahmi, dan niatkan segala sesuatu yang kita lakukan untuk ibadah.

Apakah hal itu juga berkaitan dengan prinsip hidup Anda?
Ya, salah satu prinsip hidup saya adalah menjadi jarum dan benang yang selalu menyatukan, bukan memisahkan.

Nah, saat ini Anda duduk sebagai Ketua DPRD Kalimantan Selatan. Apa arti jabatan ini untuk Anda?
Dari awal berpolitik, salah satu tujuan saya adalah untuk ibadah. Di dunia politik saya bisa bermanfaat untuk orang banyak. Tentu dengan berbagai kebijakan yang berpihak pada rakyat. Misalnya, saya terlibat dalam pembahasan pembangunan jalan atau infrastruktur lain untuk kemudahan masyarakat dan akan berujung pada peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Kalimantan Selatan.

Kenapa Anda tetap rendah diri meski jabatan Anda adalah salah satu yang tertinggi di Kalsel?
Kuncinya, berpikir bukan untuk diri sendiri, tapi untuk orang lain. Artinya, bukan sejauh mana orang mengenal kita, tapi sejauh mana kita bisa memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi orang lain.

Anda dikenal sebagai pemimpin yang selalu hadir saat demo mahasiswa, buruh, atau organisasi masyarakat lainnya. Kenapa Anda tidak takut atau alergi terhadap demo?
Mereka yang demo kan menyampaikan aspirasinya, jadi memang tak boleh dihindari tapi didengarkan dan ditindaklanjuti. Kalau ada perbedaan pendapat itu hal wajar. Anggap itu obat dalam demokrasi. Mahasiswa itukan adalah calon-calon pemimpin masa depan. Asalkan, demo yang dilakukan bertujuan untuk pembangunan, bukan untuk menjatuhkan.

Ada momen unik saat demo buruh pada September 2022 lalu. Saat itu, di sela menyampaikan aspirasi pendemo juga bernyanyi untuk memberikan ucapan ulang tahun pada Anda. Kenapa itu bisa terjadi?

Ya, saat itu Aliansi Pekerja Buruh Banua sedang berdemo. Mereka menyampaikan aspirasinya, saya hadir. Tiba-tiba mereka memberi ucapan ulang tahun kepada saya karena memang berdekatan dengan tanggal ulang tahun saya. Tentu itu sebuah kejutan yang sangat membahagiakan bagi saya. Mereka ingat dengan tanggal lahir saya meski sedang berdemo menyampaikan aspirasinya.

Mungkin itu gambaran cinta dari masyarakat kepada pemimpinnya?
Bisa jadi, alhamdulillah mudah-mudahan saya bisa terus amanah.

Oh iya, apakah Anda pernah merasa capek dengan kesibukan sebagai Ketua DPRD Kalsel?
Secara manusiawi tentu semua orang pernah capek. Jujur, menjadi Ketua DPRD Kalsel sangat menguras waktu, tenaga, dan pikiran. Tapi, sebagai stimulusnya kita kembali kepada niat awal sebagai ibadah. Kebahagiaan dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat itu sangat luar biasa. Saya ingin melihat Banua kita memiliki infrastruktur yang baik, kehidupan masyarakat yang mapan, dan tentu saja peningkatan kualitas sumber daya manusia bagi masyarakat Kalimantan Selatan di masa sekarang dan akan datang.

Selama Anda memimpin DPRD Kalsel, hubungan antar parpol terlihat sangat harmonis. Apa rahasianya?

55 orang perwakilan parpol yang duduk di DPRD Kalsel ini memang bersepakat semua pekerjaan kita lakukan untuk kepentingan rakyat. Di dalam gedung dewan memang terdapat banyak warna, ada kuning, hijau, merah, biru dan lainnya, tapi kita semua berkolaborasi bersama. Beda parpol bagi kami bukan sebagai musuh, tapi sebagai rekan yang sama-sama bekerja untuk kemajuan banua kita tercinta Kalimantan Selatan.

Oh iya, terakhir pak, Anda maju lagi sebagai calon legislatif pada pemilu legislatif 2024?
Benar sekali, saya maju lagi di daerah pemilihan (Dapil) 5 yang meliputi Kabupaten Hulu Sungai Utara, Tabalong, dan Balangan. Mudah-mudahan, masyarakat masih memberikan kepercayaan kepada saya.

Ok, mungkin sekian dulu pak, terimakasih atas waktunya. Mudah-mudahan bapak bisa terpilih lagi sebagai anggota DPRD Kalsel agar terus bisa memperjuangkan aspirasi masyarakat seperti yang telah Anda lakukan selama ini!

Baik, terimakasih juga, doakan saya agar bisa terus bekerja dengan baik dan memberikan kebahagiaan serta manfaat bagi Kalimantan Selatan.(*)

Pos terkait