214 Mata Anggaran dan 133 Program Kerja Pemkot Dicoret

477

KabarKalimantan, Banjarmasin – Pemkot Banjarmasin belum lama tadi menerima penghargaan dari Menpan-RB, Syafruddin, terkait penilaian  Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) 2018.

Walikota Banjarmasin, Ibnu Sina mengatakan, penghargaan yang didapat menyusul naiknya predikat SAKIP. Dibanding dua tahun lalu, 2016 dan 2017 predikat SAKIP pemkot naik dari B menjadi BB di 2018.

Naiknya predikat SAKIP tersebut karena pemkot dinilai telah berhasil melakukan efisiensi anggaran. Sehingga pemkot bisa melakukan efesiensi anggaran sebesar Rp 24 miliar.

Efisiensi didapat setelah dilakukan pencoretan terhadap mata anggaran, dan program kerja yang dinilai kurang tepat sasaran, serta tidak sesuai dengan visi misi pemkot.

Ibnu membeberkan, ada 214 mata anggaran, dan 133 program kerja yang dicoret. “Artinya setiap rupiah yang dikeluarkan tepat sasaran,” ucapnya Ibnu saat konferensi pers 3 tahun kepemimpinan Ibnu-Herman, Rabu (13/2/2019).

Dia melanjutkan, SAKIP merupakan salah satu sistem penilaian dari pemerintah pusat kepada daerah terkait baik tidaknya pelaksanaan pembangunan di daerah tersebut.

“Ini salah satu indikator penilaian pembangunan yang diakui nasional. 2018 naik dari B ke BB,” pungkasnya.

M Syahbani

Baca Juga :   Rangkaian Harjad Banjarmasin Ditutup dengan Banjarmasin Bersholawat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here