Menu

Mode Gelap

Kotabaru · 7 Sep 2017 14:03 WIB ·

26 Pelajar SMKN 2 Kotabaru Pernah Konsumsi Carnophen


 26 Pelajar SMKN 2 Kotabaru Pernah Konsumsi Carnophen Perbesar

KabarKalimantan, Kotabaru– Satuan Narkoba Polres Kotabaru dan Badan Narkotika Kabupaten Kotabaru menggelar tes urin kepada para siswa-siswi di SMK Negeri 2 Kotabaru, Kamis (7/9/2017). Sebelum tes urin, para guru mengumpulkan secara khusus 26 siswa yang mengaku pernah mengkonsumsi pil carnophen, alkohol, tuak, dan obat keras lain.

Walau polos pernah mengkonsumsi aneka obat dan minuman beralkohol, polisi dan BNNK Kotabaru mengapresiasi atas kejujuran pelajar tersebut. Polisi lalu bertanya satu per satu ke siswa soal alasan mengkonsumsi dan dari mana membeli obat-obatan keras.

Baca Juga :   Oknum Polisi Diduga Ikut Digerebek di Gudang Carnophen Rp 10 Miliar

Salah satu pelajar berinisial R, mengatakan sengaja mengkonsumsi pil Carnophen (Zenith) sekedar coba-coba. R mendapat pil carnophen dari sesama teman. “Kalau untuk membelinya, saya tidak tahu,” ujar R.

“Saya sudah setahun tidak lagi mengkonsumsi obat obatan jenis Carnophen dan obat lainnya yang dapat memabukan atau merusak diri sendiri,” kata R menambahkan.

Perwakilan BNNK Kotabaru, Ahmad, memberi arahan pelajar yang telah mengakui pernah mengkonsumsi carnophen dan mabuk. Ahmad meminta pelajar tidak lagi mengkonsumsi obat-obatan keras jenis apapun tanpa resep dokter.

Baca Juga :   Polisi Ringkus Pemilik 170 Butir Carnophen di Pekauman

“Kali ini, kalian tidak akan diberikan sanksi. Tapi bila kedepannya kami lakukan tes urin lagi dan kalian semuanya teryata masih mengkonsumsi obat-obatan, akan kami ambil tindakan tegas,” kata Ahmad.

Adapun pihak SMKN 2 Kotabaru, Akhmad Firdaus, mengatakan para guru rutin mengingatkan bahaya pemakaian narkoba dan obat keras ilegal. Ia sudah melayangkan surat peringatan dan memanggil orang tua murid untuk saling tukar informasi dalam mengawasi kelakuan pelajar.

Baca Juga :   Polda Kalsel Benarkan Ada Oknum Polisi Diciduk di Gudang Carnophen

Sebelum ada pemanggilan, Firdaus menduga orang tua keduapuluh enam murid itu tidak mengetahui kelakuan anaknya. Padahal pemakaian obat ilegal dan minuman keras bisa merusak diri.

“Mudahan saja ke depannya mereka bisa menjadi lebih baik dan menjadi manusia yang berguna bagi keluarga dan bangsa Indonesia,” ujar Firdaus.

ARDIANSYAH

Artikel ini telah dibaca 1 kali

badge-check

Reporter

Baca Lainnya

Para Korban Tanah Longsor di Maradapan Mendapat Bantuan dari Kemensos dan Pemkab Kotabaru

3 Desember 2021 - 20:56 WIB

Polres Kotabaru Kirimkan Bantuan Logistik untuk Korban Banjir HST

1 Desember 2021 - 18:13 WIB

Kabid Komunikasi Publik dan Persandian Diskominfo Kotabaru Kunjungi PWI Kalsel

1 Desember 2021 - 18:02 WIB

Chairil Anwar Acungkan Jempol terhadap Cara Bidan dan Perawat Puskesmas Tanjung Selayar dalam Memberikan Vaksinasi kepada Warga

30 November 2021 - 23:45 WIB

Syairi Mukhlis Ucapkan Terima Kasih Kepada Lemkapi yang Telah Memberikan Penghargaan kepada Polres Kotabaru

30 November 2021 - 23:43 WIB

Empat Hari, 1.000 Dosis Vaksin Habis di Pulau Laut Tanjung Selayar

30 November 2021 - 20:57 WIB

Trending di Kotabaru