Sab. Sep 26th, 2020

33 Pegawai Bappeda Kalsel Terkonfirmasi Positif Covid-19

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Dalam kasus penularan Covid-19 di area perkantoran Pemerintah Provinsi Kalsel, terdapat 33 pegawai Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Selatan dinyatakan terkonfirmasi positif corona.

Hal tersebut disampaikan Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kalimantan Selatan, Nurul Fajar Desira dalam konferensi pers secara virtual, Rabu (5/8/2020).

Fajar menyampaikan, setelah melaksanakan tes swab pada 30 Juli dan ditemukan 28 positif. Kemudian, dilakukan tes swab kembali pada 1 Agustus untuk seluruh kontak erat dan ditemukan tambahan 1 staf lagi yang dinyatakan positif tertular dari kontak erat dan digabung dengan 4 yang positif terdahulu, totalnya menjadi 33 orang.

“Total ada 33 kasus yang terjadi di Bappeda Kalsel, 2 orang diantaranya sudah dinyatakan sembuh dan 1 orang meninggal yaitu Sekretaris Bappeda Kalsel,” ucapnya.

Ia menambahkan, sehari setelah hasil swab seluruh karyawan keluar, besok harinya, Bappeda Kalsel langsung mengadakan swab untuk kontak erat karyawan bagi keluarganya.\

“Total kontak erat yang diswab ada 102 orang, dimana hasilnya dari itu ada 7 yang terkonfirmasi positif dan langsung kita lakukan tindakan lanjut,” katanya.

Fajar menuturkan, selama ini pihaknya disiplin dalam melaksanakan protokol kesehatan seperti penyemprotan disinfektan, dua kali sehari pada pagi dan sore, menyiapkan tempat cuci tangan, setiap masuk dilakukan pengecekan suhu tubuh, jaga jarak dan meniadakan acara kumpul-kumpul.

“Seluruh bidang di Bappeda semua terkena penyebaran virus dan rata-rata pegawainya yang bukan menetap di kantor atau mobile. Sehingga kami tidak dapat menyimpulkan darimana asal virus ini, karena yang positif ini beralamatkan dari Banjarmasin dan Banjarbaru,” ucapnya.

Adapun terkait pola kerja ke depannya, Fajar mengatakan bahwa pelayanan dan sistem kerja akan membatasi kehadiran di kantor atau dilakukan secara bergiliran.

“Kita akan melakukan kegiatan lagi dengan mengacu pada surat edaran Gubernur yakni separoh bekerja di kantor dan separoh work from home (WFH) serta mengedepankan pertemuan secara virtual untuk memutus dan menularnya virus corona,” katanya.

Sementara itu, hasil swab untuk dirinya sendiri. Fajar mengatakan bahwa setelah melakukan tes swab hasilnya negatif.

“Alhamdulillah kami sendiri sudah 3 kali melaksanakan swab test. Hasilnya negatif,” pungkasnya.

Reporter: Syahri Ramadhan

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.