Rab. Agu 12th, 2020

36 Desa di Kabupaten Balangan Rawan Terjadi Karhutla

2 min read

KabarKalimantan, Paringin – Dalam upaya pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Polres Balangan mengelar apel pengecekan kelengkapan alat di halaman Mapolres Balangan, Rabu (17/6/2020).

Musim kemarau yang diperkirakan berlangsung mulai Agustus mendatang tentunya harus dilakukan upaya pencegahan terjadinya karhutla. Caranya, dengan menyosialisasikan kepada masyarakat untuk membuka lahan dengan cara tidak membakar lahan dan hutan serta persiapkan perlengkapan yang maksimal.

Kapolres Balangan AKBP Nur Khamid mengatakan, dari 6 Polsek jajaran yang turut dalam pemeriksaan kelengkapan penanganan karhutla harus dapat memaksimalkan perlengkapan yang dimiliki dan bekerjasama dengan instansi untuk melakukan upaya pencegahan.

“Pengecekan perlengkapan karhutla ini merupakan bentuk kesiapan Polres Balangan menghadapi bahaya karhutla yang diprediksi ada 36 desa di 8 kecamatan yang rawan terjadinya karhutla,” katanya.

Untuk Kecamatan Halong, jelasnya, terdiri dari beberapa desa yang rawan terjadinya karhutla yaitu sebanyak Desa Baruh Panyambaran, Tabuan, Mantuyan, Buntu Pilanduk, Binju, Bangkal, Binjai Punggal, Mantuyan, dan Desa Kapul.

Sedangkan Kecamatan Juai, terdapat 7 desa yakni Desa Juai, Lalayau, Mihu, Bata, Galumbang, Mungkur Uyam serta Desa Sirap. Untuk Kecamatan Lampihong terdiri dari 6 desa yaitu Desa Trans Papuyuan, Matang Lurus,Tanah Habang, Teluk Karya, Pimping, Matang Hanau.

Wilayah Kecamatan Awayan terdiri dari 3 desa, yaitu Desa Putat Basiun, Badalungga, dan Awayan Pasar Kalu. Untuk Kecamatan Tebing Tinggi sebanyak 3 desa yakni Desa Ju’uh, Desa Sungsum, dan Desa Mayanau. Sementara Kecamatan Paringin Selatan juga 2 desa dan 1 Kelurahan yakni Desa Tarangan, Desa Harapan Baru dan Kelurahan Batu Piring.

Sementara itu, Kecamatan Paringin satu desa dan satu kelurahan yakni Desa Lasung Batu dan Kelurahan Paringin Kota. Terakhir, Kecamatan Batumandi terdapat 3 desa, yakni Desa Mampari, Desa Batumandi, serta Desa Mantimin.

“Data kerawan karhutla tersebut didapat dari data BPBD Balangan tahun 2019 lalu. Dari data tersebut akan kami masifkan lagi upaya preemtif hingga tingkat desa melalui peran Bhabinkamtibmas,” jelas AKBP Nur Khamid.

Reporter: FM Hidayatullah

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.