52 Guru PGRI Banjarmasin Dilatih Menulis Opini

312
PGRI Banjarmasin Selatan melatih 52 guru cara menulis opini, Kamis (21/12/2017). Redkal.com

KabarKalimantan, Banjarmasin – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Cabang Banjarmasin Selatan melatih 52 guru cara menulis opini, Kamis (21/12/2017). Kegiata yang bertujuan menggali potensi guru dalam hal menulis opini di media massa, itu bertempat di SDN Kelayan Barat 3, Jalan KS Tubun, Gang Damai

Ketua PGRI Cabang Banjarmasin Selatan Zul Azhar mengatakan, sekarang keterbukaan informasi dan digitalisasi membuat masyarakat, termasuk guru, bebas menyampaikan pendapat. Menurut dia, PGRI sebagai lembaga yang menaungi para guru, berkeinginan menjadikan guru memiliki kualitas mumpuni dalam menulis opini.

“Saat ini kan banyak curhat melalu media sosial tentunya yang bersifat membangun. Seandainya itu dituangkan ke dalam opini dengan penataan yang lebih bagus, tentu ini akan menjadi lebih menarik, dan bisa disalurkan ke media masa” ucap Zul Azhar di sela kegiatan pelatihan.

Pelatihan ini mengusung tema “Munulis Opini Semudah Menulis Di Sosial Media”. Lewat pelatihan, dia menghendaki para guru yang mengikuti pelatihan nantinya tidak kesulitan menulis opin berbasis data dan fakta.

Zul mengatakan, penulisan kalimat opini mesti populer, tidak terlalu formal, seperti halnya menulis di medsos. “Itu yang dismpaikan narasumber. Dengan adanya pelatihan diharapkan guru bisa rajin menulis, dan tumbuh pemikiran menulis opini itu lebih gampang dari menulis lainya,” katanya.

Dia menambahkan, di pengujung kegiatan, nantinya peserta diminta membuat tulisan opini yang kemudian dicetak di tabloid besutan PGRI Cabang Banjarmasin Selatan dan dilauncing pada Januari 2018.

Adapun Wakil ketua PGRI Kota Banjarmasin, Sumadi, mengapresiasi program pelatihan menulis opini untuk para guru mengingat pelatihan menulis opini baru pertama kali dilakukan oleh PGRI di Banjarmasin.

“PGRI Cabang Banjarmasin Selatan ini sangat kreatif. Tentu program ini sangat positif sekali. Dan kami berharap ini bisa ditularkan ke PGRI cabang lainya di Kota Banjarmasin,” ujarnya.

Menurutnya, pelatihan ini sangat membantu dalam mengangkat harkat dan martabat guru. Apalagi peserta merupakan guru-guru muda yang tentu memiliki semangat besar belajar menulis opini.

Sumadi mengingatkan menulis opini merupakan salah satu indikator penilaian kenaikan pangkat seorang guru dan membatu guru menyusun angka kreditnya. “Ini bisa jadi nilai kenaikan pangkat, dan itu sangat diperlukan,” pungkasnya.

M SYAHBANI

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here