52 Perusahaan Tambang Tak Bayar Jaminan Reklamasi, Wakil Rakyat Ingatkan Pemprov Kalsel

1186

KabarKalimantan, Banjarmasin – Pemprov Kalsel dinilai kurang getol menarik setoran. Wakil rakyat pun interupsi saat sidang paripurna.

Rapat Paripurna DPRD Kalsel yang berlangsung pada Kamis (13/6) siang itu pun diwarnai interupsi. Wakil rakyat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Harianto angkat bicara soal kinerja pemerintah provinsi.

Haryanto berpendapat berdasarkan rekomendasi BPK RI. Dari 1067 temuan, ada 272 laporan yang belum ditindaklanjuti pemprov. Satu diantaranya adalah dana reklamasi perusahaan tambang.

Ia mengungkapkan, ada 52 perusahaan tambang batubara yang tak kunjung membayar dana jaminan reklamasi. Nilainya cukup besar, yakni sebanyak 149 miliar rupiah.

“Itu dari tahun 2012,” kata anggota komisi IV DPRD Kalsel tersebut.

Meski hal itu tak sesuai agenda rapat paripurna yang dijadwalkan membahas soal pengusulan raperda tentang Pertanggungjawaban APBD Tahun Anggaran 2018 dan Dana Cadangan Pemilihan Umum Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, haryanto punya alasan untuk tetap bersuara. Ia menilai, perhatian pemprov berbeda jika itu disampaikan pada momen lain.

Baca Juga :   Gubernur Sahbirin Minta Kades Tak Korupsi Dana Desa

“Setidaknya banyak yang mendengar,” ujar Haryanto.

Haryanto menegaskan, sesuai aturan, SKPD bersangkutan bisa mendapat sanksi administrasi jika tidak menindaklanjuti rekomendasi yang diberikan. Lebih dari itu, ia mengaku jika yang ia sampaikan juga sebuah peringatan.

“Ini juga bisa berdampak pada kas daerah,” ucapnya.

Tidak menunggu lama, gubernur langsung menanggapi. Kritik tersebut diterima sebagai masukan bagi pihaknya.

Sahbirin Noor pun menjelaskan, pemprov mengalami kesulitan melakukan penagihan. Banyak di antara perusahaan tambang di Kalsel yang belum bayar dana reklamasi sudah tidak beroperasi lagi.

“Habis menambang, lari,” ujarnya.

Reporter: M Ali Nafiah Noor

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here