Sel. Jul 14th, 2020

Kata Menteri Khofifah Soal Anak dan Narkoba di Amuntai  

2 min read

KabarKalimantan, Amuntai – Acara pencairan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Hulu Sungai Utara juga dirangkai peringatan Hari Anak Nasional dan Hari Keluarga Nasional 2017 di Kota Amuntai, Kamis (26/7/2017). Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa, mengatakan bahwa dua momen nasional itu mesti membawa kemajuan bagi pembangunan manusia Indonesia.

Menurut dia, warga negara wajib mengambil substansi atas pentingnya membangun ketahanan keluarga dan memberikan perlindungan kepada anak-anak dan generasi muda. Di Hari Anak Nasional, Khofifah berharap generasi penerus Indonesia terhindar dari bahaya narkoba yang dapat merusak diri, keluarga, masyarakat dan bangsa.

“Apakah anak-anak di sini pernah dengar pil jin dan narkoba,” seru Khofifah di atas podium. “Pernah,” teriak para hadirin. “Apakah pernah mencobanya,” Khofifah bertanya lagi. “Enggak,” para undangan menyahut pertanyaan si Menteri.

Baca Juga :   RSUD Pambalah Batung Raih Akreditasi Paripurna

“Ayo kita bersama lindungi anak-anak kita dari jebakan narkoba yang semakin banyak jenisnya dan semakin fatal efeknya. Ajarkan juga anak-anak kita bahwa Indonesia ini sangat kaya karena terdiri dari berbagai macam suku, agama, dan ras, serta budaya,” ujarnya.

Menteri Khofifah mengingatkan maraknya kekerasan terhadap anak hendaknya menjadi instrospeksi semua pihak, khususnya para orang tua, ayah, dan ibu. Sebab, kata dia, Indonesia saat ini termasuk negara nomor tiga di dunia dalam kategori ‘fatherless country’.

Kekerasan yang dirasakan anak apapun bentuknya, termasuk perundungan, lanjut Khofifah, tidak bisa dianggap sepele karena menimbulkan traumatis dan dampak psikologis berkepanjangan.

Sedangkan terkait Hari Keluarga Nasional, Khofifah berharap agar keluarga mampu menjadi benteng pertama menangkis penyebaran paham radikal, terorisme, dan intoleransi. “Semuanya harus dimulai dari dalam rumah bukan diluar rumah. Ibu lah yang jadi ujung tombak ketahanan keluarga yang bermuara pada ketahanan nasional dan bangsa,” ujarnya.

Baca Juga :   Kepala Desa se-HSU Diminta Pahami Pengawasan Dana Desa

Dikatakan Khofifah, Keluarga merupakan lingkungan pertama yang dikenal anak sejak dilahirkan. Dalam lingkungan ini, anak mempelajari dan diajari berbagai hal yang sebagai bekal kehidupannya di masa mendatang.

DP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.