Sel. Mar 31st, 2020

Menteri Khofifah Sowan ke Guru Danau Soal Pilgub Jatim 2018?

2 min read

KabarKalimantan, Amuntai– Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa mendatangi KH Asmuni, pengasuh Pondok Pesantren Darul Aman di Kecamatan Danau Panggang, Kabupaten Hulu Sungai Utara, Kalimantan Selatan, Kamis sore, 27 Juli 2017.

Di hadapan Tuan Guru Danau, sebutan untuk KH Asmuni yang dituakan, Khofifah melontarkan keinginan untuk dipanjatkan doa. “Mohon barokah doanya, Kiai. Minta doa Pian (Anda),” kata Khofifah seperti dikutip Tempo.co.

Mendengar permintaan Khofifah, KH Asmuni lekas mengangkat kedua telapak tangan ketika azan magrib berkumandang. Di tengah lamat-lamat kumandang azan, KH Asmuni komat-kamit merapal doa. Pria sepuh yang kerap disebut Guru Danau itu menutup doa sebelum muazin menyudahi azan magrib.

“Apa yang Pian (Anda) rencanakan, ulun (saya) dukung,” kata Guru Danau.

Khofifah mengunjungi salah satu ulama terkemuka di Kalimantan Selatan di sela kesibukan menyalurkan bantuan sosial PKH dan pembentukan Kampung Siaga Bencana. Dalam kesempatan itu, Khofifah tampil mengenakan pakaian muslimah berkelir hijau dipadu jilbab merah jambu. Adapun Guru Danau memakai setelan baju koko biru, peci putih, dipadu bawahan sarung bercorak hijau.

Selain memohon doa, Khofifah banyak berbincang mengenai aneka persoalan ringan. Ia pun sempat menanyakan aktivitas Guru Danau. Ketika sowan ke Guru Danau, Khofifah membawa serta sejumlah pejabat Kementerian Sosial, seperti Direktur Komunitas Adat dan Masyarakat Terpencil Hasbullah serta Direktur Perlindungan Sosial dan Bencana Alam Adhy Karyono. Bupati Hulu Sungai Utara Abdul Wahid pun turut dalam pertemuan.

”Saya bawa juga pejabat di Kemsos. Tapi orang-orang Kemsos enggak suka pengajian,” kata Khofifah sambil bercanda.

Setengah jam bertamu, Khofifah pamit melanjutkan perjalanan ke Kota Banjarmasin. Ia mengunci mulut mengenai maksud kedatangannya ke Guru Danau. Khofifah justru sibuk meladeni sesi foto bersama dengan puluhan wanita yang menunggu di samping mobil dinas RI 30. “Ayo, tapi fotonya langsung bersama ya,” kata Khofifah.

Dicegat wartawan setelah pengukuhan Kampung Siaga Bencana di Desa Danau Terati, Kecamatan Banjang, Khofifah menolak menjawab pertanyaan awak media perihal pemilihan Gubernur Jawa Timur. “Enggak, ini acara Tagana,” kata Khofifah seraya memberi isyarat tangan menolak.

 

Tempo  |  DP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.