7.000 Peserta BPJS Kesehatan Tanbu Lalai Bayar Iuran

KabarKalimantan, Batulicin – Sebanyak 7.000 peserta BPJS Kesehatan cabang Tanah Bumbu nampaknya tak terlalu memahami arti kesehatan yang dinilai mahal harganya. Buktinya, mereka lalai terhadap kewajibannya untuk membayarkan iurannya.

“Padahal iuran yang disetorkan itu untuk membiayai pengobatan mereka sendiri sebagai peserta,” ucap Kepala Badan Penyelenggara Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Banjarmasin Tutus Novita Dewi dalam jumpa pers di Hotel Ebony Batulicin, Kamis (1/8/2019) malam.

Tutus menjelaskan, iuran yang harus disetorkan peserta BPJS Kesehatan sebenarnya tidaklah terlalu mahal. “Seharusnya premi dibayarkan sebesar Rp 38 ribu. Namun pemerintah menetapkannya Rp 25 ribu untuk kelas III,” jelasnya.

Pun demikian, BPJS Kesehatan Tanah Bumbu masih berbaik hati. Sebab, kalau ada peserta yang masih nunggak 2-3 bulan dan masuk rumah sakit, pihaknya memberikan kebijakan dengan meringankan biaya pembayaran.

“BPJS hanya mengenakan biaya denda sebesar 2% saja dari jumlah biaya rumah sakit yang dibayar,” terangnya.

Reporter: Slamet Riadi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here