Ada 28 Komunitas Ramaikan Panggung Apam

533
Warga Dayak Meratus. Istimewa

KabarKalimantan, Banjarmasin – Aksi Peduli Alam Meratus (APAM) dilaksanakan pada Ahad (28/1/2018) malam nanti di Panggung terbuka Taman Budaya Kalsel, Banjarmasin. Ada 28 nama komunitas dan perorangan tercatat sebagai penampil.

Ketua pelaksana APAM Maulidi NB menjelaskan, acara yang mengusung tema “Pentas Seni dan Doa Bagi Meratus” itu merupakan penyikapan atas SK Menteri ESDM Nomor 441.K/30/DBJ/2017 tentang ijin eksploitasi batu bara di Hulu Sungai Tengah (HST). 28 pentas yang disumbangkan partisipan dengan sukarela itu semuanya adalah aspirasi pegiat seni di Kalsel.

“Ini murni gagasan seniman Kota Banjarmasin yang prihatin dan peduli dengan peristiwa yang terjadi di Bumi Murakata (HST),” ujar pria yang kondang dengan julukan Wanyi Mandarung itu.

Adapun 28 nama komunitas dan perorangan yang bersedia menunjukkan penampilan dalam panggung aksi ini ialah Chacatuk Percussion, Lentera Sendratasik, Gita Khinanti, #PERSEGI, NSA Project, Isuur Loeweng Project, Banjar Bakula Enterprise, UKM Kampoeng Seni Boedaja (KSB) Unlam, Teater Ilalang, Noza Kurniawan, Teater Dua Pijar SMAN 2 Banjarmasin, Abrar (KompasTV), dan Sanggar Seni Bahalap (SMKN 2 Marabahan).

Baca Juga :   APAM Siapkan Penampilan untuk Meratus

Kemudian ada Teater Wasi Putih-Poliban, Sanggar Batuah, Noorhalis Majid (Ombudsman Kalsel), Sanggar Kereta, Sanggar At-Ta’dib, Kopi Teater, UKMF Teater Himasindo FKIP Unlam, Kasadipa, Kampung Teater Kalsel, Sanggar Sesaji, Madihinesia, PM2HL, Sekumpul Teater, Komunitas Pemuda Pemudi Dayak Kalimantan Selatan (KPPDKS), dan Sanggar Ar-Rumi STAI Darussalam Martapura.

Selain penampilan-penampilan seni, dalam APAM nanti juga digelar doa bersama untuk Meratus. Doa akan dipimpin oleh tokoh ulama/cendikiawan yang hadir.

M ALI NAFIAH NOOR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here