Ming. Apr 11th, 2021

ADS, Beda Tapi Jangan Dibeda-bedakan

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Jangan memandang Anak Down Syndrome (ADS) seperti sesuatu yang tidak baik. ┬áKarena mereka adalah suatu anugerah dan suatu pengingat.

Hal tersebut diungkapkan Ketua ADS Hebat Provinsi Kalimantan Selatan, Sigit Bayuadi dalam peringatan Hari Anak Down Syndrome di Halaman Swiss Bel Hotel Banjarmasin, Minggu (24/3/2019).

Bayu mengatakan, perkumpulan ini sudah terbentuk dua tahun dan saat ini memiliki 102 anggota, yang rata-rata anak mereka menderita down syndrome.

Dalam rangkaian peringatan Hari Down Syndrome yang sebenarnya jatuh pada 21 Maret, Bayu menuturkan anak-anak menampilkan bakat dan keahlian yang dimiliki mereka.

“Betapa anak-anak kami ini hebat, ternyata mereka bisa bernyanyi, menari, menggambar serta membuat kerajinan-kerajinan tangan,” kata Bayu.

Untuk itu, ia bersama anggota ADS Kalsel akan selalu bergerak dan berusaha agar anak-anak mereka di kemudian hari menjadi mandiri dan berprestasi sesuai kemampuannya.

“Anak kami sama seperti anak-anak lainnya, untuk itu perlakukanlah mereka seperti anak-anak biasa. Anak kami beda tapi tidak untuk dibeda-bedakan,” ucap Bayu.

Ia berharap, tahun ini pemerintah dapat lebih banyak lagi memberikan dukungan dan perhatian kepada Anak Down Syndrome tersebut baik dari sisi pendidikan, kesehatan, serta sosialisasi.

“Sehingga apa yang kami upayakan dan ikhtiarkan bisa lebih maksimal lagi hasilnya,” kata Bayu.

Walaupun saat ini, menurutnya perhatian pemerintah selama ini sudah bagus, baik dari sisi pendidikan sudah ada sekolah inklusi dan dari segi kesehatan sudah ada terapi wicara.

“Namun itu masih karena saat ini Sekolah Luar Biasa (SLB) belum bisa menampung anak-anak kami, sehingga alternatifnya sekolah inklusi. Sedangkan untuk terapi wicara saat ini juga hanya ada di RSUD Ulin. Untuk itu baik sekolah maupun terapi ada di semua daerah di wilayah Kalimantan Selatan,” harapnya.

Disamping itu, ia juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat dan pemerintah untuk terus mendukung, menerima dan mencintai anak-anak down syndrome agar mereka menjadi pribadi yang mandiri, bermartabat dan berketuhanan.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan H Sahbirin Noor melalui Asisten I Bidang Pemerintahan, Siswansyah mengatakan, Paman Birin sangat ingin sekali hadir dan peduli sekali terhadap pengidap down syndrome ini, namun karena berhalangan, Paman Birin tidak dapat berhadir.

Menurut Siswansyah, dengan ada ADS yang baru menginjak usia dua tahun ini, sangat perlu untuk diperhatikan seperti SOIna yang baru saja meraih prestasi di ajang internasional di Dubai.

“Hari ini bersamaan dengan atlet kita di SOIna yang baru meraih prestasi di Dubai. Kita harap ADS Kalsel kedepan juga bisa memajukan, berkarya dan berprestasi seperti SOIna,” kata Siswansyah.

Untuk itu, ke depan pemerintah akan lebih memperhatikan ADS ini, mulai dari memberikan fasilitas dalam peringatan Hari Down Syndrome serta jika ada seminar-seminar atau sosialisasi. “Ini harus kita perhatikan agar mereka dapat berprestasi,” pungkas Siswansyah.

Reporter : Syahri Ramadhan

Editor : Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab : M Ridha

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.