Ming. Jan 24th, 2021

Aksi Saling Banting Tak Bisa Dihindari di Gedung Gulat

1 min read

BANJARMASIN, KK – Kejuaraan Provinsi Cabang Gulat digelar oleh Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kalimantan Selatan, di Gedung PGSI Banjarmasin, Selasa hingga Kamis (29/12/2016).

Sebanyak 177 pegulat dari seluruh kabupaten/kota di Kalsel Kejurprov kali ini. Kejuaraan mempertandingkan kategori kadet, remaja, dan senior.

Kejuaraan ini sekaligus upaya regenerasi atlet senior yang sudah banyak menyumbangkan prestasi bagi Kalsel di kancah nasional.

Menurut Ketua Umum PGSI Kalsel, Mohammad Welny, dari 177 atlet yang berpartisipasi, ada 139 atlet putra dan 38 atlet putri. Jumlah ini meningkat dua kali lipat dari total peserta pada penyelenggaraan sebelumnya.

“Tahun ini lumayan banyak peserta yang ikut, dibanding tahun sebelumnya hanya sekitar 70 orang,” ujarnya kepada Kabar Kalimantan.

Tentunya, kata dia, harus diberi apresiasi karena olahraga gulat mulai digemari generasi muda. Lebih lanjut, Welny mengungkapkan dengan adanya pembinaan melalui kejuaraan ini, Kalsel tidak perlu khawatir kekurangan atlet menghadapi PON di Papua pada 2020 mendatang.

Kejurprov ini merupakan tahapan yang harus diikuti pegulat Kalsel. Kategori pemula untuk naik ke kategori kadet, kadet naik ke junior dan junior naik ke senior.

“Memang ini merupakan ajang berjenjang yang kita proyeksikan untuk membentuk dan mematangkan pegulat banua supaya bisa bersaing di level nasional,” tutur Welny.

Ketika ditanya mengenai kelas senior yang tidak dipertandingkan, Welny menjawab peta kekuatan atlet senior sudah diketahui, dan secara prestasi sudah dinilai mumpuni, jadi tidak perlu lagi dilibatkan. mud

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.