Alasan Penyanyi Kikan eks Cokelat Ikut Duta Damai

1245
Penyanyi dan bekas vokalis grup musik Cokelat, Kikan, menyerahkan piagam Duta Damai Dunia Maya di Hotel Golden Tulip, Banjarmasin, Kamis (14/9/2017). Redkal.com/ Diananta Putra

KabarKalimantan, Banjarmasin– Bekas vokalis grup musik Cokelat, Namara Surtikanti alias Kikan punya pengalaman menarik kenapa ia tertarik menjadi Duta Damai di bawah Badan Nasional Penanggulangan Teror. Berstatus Duta Damai, Kikan mesti ikut berkampanye pesan damai ke penjuru kota.

Ia bercerita ketertarikan itu bermula ketika mengisi acara penutupan Duta Damai Dunia Maya pada November 2016. “Setelah acara selesai, saya cari tahu apa sih sesungguhnya duta damai dunia maya ini. Setelah ngobrol-ngobrol dengan teman pusat media damai , saya menyatakan ketertarikan dan apa yang bisa saya bantu,” kata Kikan di sela penutupan pelatihan Duta Damai Dunia Maya di Kota Banjarmasin, Kamis (14/9/2017).

Melihat respons positif si bintang tamu, BNPT kemudian menawari Kikan sebagai Duta Damai. Ia pun menerima tawaran sebagai utusan BNPT dalam menyemai pesan damai. Di tahun 2017, Kikan selalu hadir ketika BNPT melatih Duta Damai Dunia Maya di lima kota, yakni Bandung, Semarang, Malang, Padang, dan Banjarmasin.

Ia sengaja menerima tawaran itu karena ingin berkontribusi sekecil atau sebesar apapun membuat Indonesia lebih baik. “Saya melihat dan bertemu langsung dengan adik-adik dari berbagai kota, melihat semangat mereka yang luar biasa. Artinya, mereka masih muda sekali, tapi punya semangat membuat Indonesia lebih baik lewat dunia maya,” ujar Kikan.

Kikan juga ikut menyebarkan konten pesan damai yang dibuat para Duta Damai Dunia Maya. Lewat cara ini, kata Kikan, fans dan followernya di media sosial ikut membaca pesan damai dan semakin membuka wawasan tentang peran BNPT. Sebab, menurut dia, tak sedikit fans yang belum tahu peran BNPT.

“Kebanyakan mungkin tahunya BNPB gitu ya, Penanggulangan Bencana . Alhamdulilah saya ikut mensosialisasikan apa itu Duta Damainya BNPT,” ujar mantan istri Yuke Sampurna, basis Dewa 19, itu.

Walau kenal sederet musisi Ibu Kota, Kikan kesulitan mengajak koleganya ikut mengkampanyekan pesan damai. Menuruut dia, musisi yang bernaung di bawah label rekaman cenderung ribet. Kikan melihat banyak juga musisi yang masih menghitung secara komersial aksi kampanye damai.

“Saya akan berjuang terus gimana caranya musisi yang punya influence cukup kuat, terus melobi mereka. Paling enggak mau memposting sesuatu tengang damai itu Indonesia. Kalau bikin album, saya belum ada rencana,” ujar Kikan.

DIANANTA PUTRA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here