Anggota DPRD Kalsel Dapat Tolak Angin dan Korek Kuping dari Mahasiswa

KabarKalimantan, Banjarmasin – Ada pemandangan menarik dalam Rapat Paripurna DPRD Kalsel, Kamis (12/9/2019) siang. Pimpinan DPRD Kalsel sementara meminum jamu herbal pereda masuk angin.

Menjelang sidang ditutup, wakil rakyat dari Fraksi PDI Perjuangan, HM Rosehan NB, izin interupsi. Ternyata dirinya menyampaikan sejumlah pesan dari mahasiswa.

Saat pelantikan anggota DPRD Kalsel pada Senin (9/9/2019) lalu, Rosehan belakangan menemui mahasiswa yang menggelar aksi. Ia pun mendapatkan pesan yang harus disampaikan pada rekan sejawatnya.

Selain selembar kertas berisi tuntutan mahasiswa, Rosehan juga mendapat tiga bungkus jamu herbal merk Tolak Angin serta sebungkus alat pembersih kuping. Dari kantong jasnya, Rosehan kemudian menyerahkan benda itu pada yang dimaksud.

Tiga bungkus tolak angin diminum bersamaan oleh Ketua Sementara DPRD Kalsel H Supian HK, Wakil Ketua Sementara M Saripuddin, satunya Rosehan sendiri. Tolak angin ditenggak di hadapan hadirin rapat paripurna.

Baca Juga :   Sistem Zonasi Perlu Lebih Fleksibel Lagi

Alat pemebersih kuping kemudian dibagi pada seluruh anggota dewan. Semua kebagian simbol sindiran dari mahasiswa itu.

“Ini harus disampaikan,” ujar Rosehan.

Menyaksikan kejadian itu, mantan Ketua KPU Kalsel Samahuddin Muharam menguraikan maksud yang tersirat dari simbol-simbol tersebut. Tolak angin agar wakil rakyat tidak masuk angin.

“Anggota dewan harus tulus bergerak untuk memperjuangkan kepentingan rakyat,” ucap Samahuddin.

Sedangkan pembersih kuping menurut Samahuddin merupakan sindiran bagi para legislator agar senantiasa mendengar aspirasi masyarakat. Selain mendengar, juga menyampaikan dengan lengkap apa yang diharapkan masyarakat.

Sementara itu, Ketua Sementara DPRD Kalsel H Supian HK mengaku berterimakasih atas pesan tersebut. Sindiran itu dianggapnya sebagai tanda pengingat bagi dirinya dan kawan-kawan untuk menjalankan amanah sebaik-baiknya.

“Namanya kita ini wakil rakyat, tentunya untuk kepentingan rakyat,” kata H Supian HK.

Rapat Paripurna DPRD Kalsel Rabu (12/9/2019) siang menetapkan beberapa keputusan. Di antaranya soal calon pimpinan definitif, terbentuknya fraksi-fraksi, juga rencana pembentukan panitia khusus revisi tata tertib anggota dewan.

Baca Juga :   DPRD Kalsel Sepakat Kantor Lama Gubernur Dibongkar

Reporter : M Ali Nafiah Noor
Editor : Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab : M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here