Angkat Budaya Kalsel, Film Koboy Kampus Garapan 69 Production Tayang di Banjarmasin

KabarKalimantan, Banjarmasin – Sukses menggarap Dilan 1990, Pidi Baiq yang berperan sebagai sutradara sekaligus penulis naskah kembali menggarap film Koboy Kampus bersama MNC Pictures dan rumah produksi film Banua, yakni 69 Production.

Penayangan perdana film Koboy Kampus di Studio XXI Duta Mall Banjarmasin, Sabtu (27/7/2019), menceritakan kehidupan perkuliahan mahasiswa Fakultas Seni Rupa dan Desain ITB di era 90. Dan mengangkat kisah band The Panasdalam pada 1995-1998.

Alur kisah yang menarik dan dibumbui dengan kekonyolan mahasiswa ketika jatuh cinta, sampai penayangan lokasi yang mengangkat budaya Kalsel ini, mampu membuat penonton, khususnya warga Banua bangga.

“Wah filmnya seru, ada Gubernur Kalsel Paman Birin, Pak Budi Ismanto dan Putri Intan Kasela yang asli orang Banua. Kami bangga mereka masuk dunia perfilman. Bikin lagi film asli Banua dong,” kata salah satu penonton kepada Redkal.com.

Baca Juga :   Eksebisi Aktor Banua dalam Drama Tanda Tanya

Produser Film Koboy kampus, Budi Ismanto mengatakan, film ini merupakan kebanggan tersendiri. Dengan menggaet dua anak Banua ke kancah perfilman, secara tidak langsung mampu mengangkat nama generasi muda Kalsel untuk bersaing dalam dunia film.

“Kami berharap film Koboy Kampus juga mampu menjadi motor penggerak bagi pengusaha di Banua untuk terjun bersama memajukan dunia film di Bumi Lambung Mangkurat. Jadi tidak hanya bergelut pada usaha tambang dan logging saja. Industri ini juga menguntungkan,” harapnya.

Setelah menggarap Film Koboy Kampus, ke depan, ujar Budi, setelah mendapatkan hak cipta, 69 Production kembali akan menggarap sekuel Film Dilan ke empat yang pastinya berbeda dari Dilan sebelumnya. Dan berharap Kalsel mampu menjadi pusat perfilman di Indonesia.

“Insya Allah ini juga akan sukses seperti Dilan yang sudah meledak sebelumnya. Kami juga akan mengangkat kearifan lokal agar mampu bersaing di tingkat nasional. Apalagi skill akting anak muda di Kalsel tidak jauh berbeda. Merek cuma kekurangan fasilitas saja,” ungkapnya.

Baca Juga :   Eksebisi Aktor Banua dalam Drama Tanda Tanya

Sementara itu, salah satu aktris Film Koboy Kampus, Putri Intan Kasela merasa bangga ikut tergabung dalam film ini. Apalagi dirinya terpilih dan menjadi salah satu warga asli Banua yang ikut terjun memerankan Tiara di film tersebut.

“Bangga bisa menjadi salah satu aktris yang juga dapat memperkenalkan budaya Kalsel, seperti Pasar Terapung dan Sasirangan. Film ini wajib ditonton warga banua,” ajak dara berparas ayu ini.

Reporter: Smara Aqdimul Azmi
Editor: Suhaimi Hidayat
Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here