Angkat Marwah Sasirangan Melalui BSF 2019

1299

KabarKalimantan, Banjarmasin – Pemerintah Kota (Pemkot) Banjarmasin terus berupaya agar marwah Kain Sasirangan terus bisa diangkat, dan dikenal tidak hanya di tingkat nasional akan tetapi juga internasional.

Salah satunya dengan menggelar event Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) 2019. Kegiatan yang digelar untuk ke 3 kalinya ini berlangsung selama 5 hari dari 6-10 Maret mendatang di Siring Menara Pandang, Banjarmasin.

Berbagai rangkaian kegiatan telah disiapkan dari yang bersifat edukasi terkait kait Kain Sasirangan hingga promosi pun dilakukan. “ Ada sekitar 23 rangkaian untuk memeriahkan BSF 2019 ini,” ucap ketua pelaksana BSF 2019  Doyo Pudjadi usai pembukaan, Rabu (6/3/2019).

Sementara itu, Walikota Banjarmasin Ibnu Sina mengatakan, BSF tahun ini agak berbeda dari tahun sebelumnya. Mengingat yang terlibat tidak hanya dari 13 kabupaten/kota se Kalimantan Selatan saja. Akan tetapi juga beberapa daerah lain seperti Lampung, Mojokerto, Banten, Banyuwangi, dan Malang juga turut memeriahkan.

Baca Juga :   Peningkatan Jumlah Kendaraan Tidak Terkendali, Kadishub Banjarmasin: Lalin di Banjarmasin Mulai Krodit

“Peserta dari yang dari luar patut mendapat apresiasi. Acara ini salah satu cara untuk Kain Sasirangan go internasional,” ujarnya orang nomor satu di Banjarmasin itu.

Selain itu BSF digadang-gadang akan masuk dalam kalender wisata tahunan. Sebab untuk masuk dalam kalender tersebut suatu event harus di laksanakan semalam tiga kali berturut-turut.

“Sudah tiga kali berturut-turut digelar BSF, semoga bisa menjadi agenda nasional. Selama ini, agenda yang masuk kalender wisata nasional hanya Festival Pasar Terapung dan Festival Bamboo Rafting Loksado,” cimbuhnya.

BSF 2019 memang berbeda dari tahun sebelumnya, dimana tahun ini posisi panggung utama tidak di darat, akan tetapi di atas sungai dengan menggunakan tongkang sebagai sarana penunjangnya.

Ibnu melanjutkan, tahun depan kegiatan BSF sudah bisa dilaunching di Kementerian Pariwisata agar masuk kalender wisata nasional. Sebagai bentuk keseriusan, Ibnu Sina menyebut BSF sudah didaftarkan secara resmi ke Kementerian Pariwisata di Jakarta.

Baca Juga :   Pemkot Bakal Tindak Tegas Oknum Jual Beli Lapak PKL Pasar Ramadhan

“Tahun depan, kita berharap BSF lebih meriah lagi hingga lebih banyak diikuti beberapa kota dan kabupaten di Indonesia. Apalagi, kain sasirangan sudah dikenal secara nasional maupun internasional,” pungkasnya.

M Syahbani

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here