Rab. Agu 5th, 2020

Awas, Aplikasi Bee Talk Jadi Media Transaksi Seksual Anak

2 min read

Kapolresta Banjarmasin, Kombes Anjar Wicaksana. dok Redkal.com

KabarKalimantan, Banjarmasin– Kepala Polresta Banjarmasin, Komisaris Besar Anjar Wicaksana, mengatakan orang tua harus lebih mewaspadai dan memperketat pengawasan terhadap anak-anaknya di era serda modern. Sebab, kata Anjar, anak-anak dan remaja sudah banyak memakai gawai dengan aplikasi beragam, salah satunya Bee Talk.

“Anak adalah manusia lugu yang memilik keingintahuan tinggi. Hampir setiap anak memiliki HP smartphone, dan ini mengharuskan orang tua mengawasi apa saja yang digunakan anak dengan HP canggihnya,” kata Kombes Anjar Wicaksana, Minggu (1/10/2017).

Kepolisian Resor Kota Banjarmasin baru saja mengungkap kasus perdagangan anak di bawah umur. Terungkapnya kasus bermula dari aplikasi di telepon pintar yang dipakai oleh si mucikari. Aplikasi yang dimaksud: Bee Talk.

Lewat aplikasi itu, mucikari dan calon pelanggan esek-esek bertransaksi. Aplikasi Bee Talk memang ada menawarkan konten obrolan panas yang menjurus ke transaksi tak senonoh. “Melalui sebuah aplikasi di Android, anak tersebut melakukan transaksi tawar menawar dengan seorang pria hidung belang,” ujar Anjar.

Baca Juga :   Ternyata Ada Leny KDI saat Enam Orang Tertangkap Nyabu

Seorang pengguna aplikasi Bee Talk berinisial NF (26), menguatkan keterangan perwira polisi dengan tiga melati di pundak itu. NF kerap memanfaatkan Bee Talk ketika ingin booking order (BO) dengan wanita.

“Tinggal buka aplikasi, kita bisa menemukan wanita. Rata-rata wanita dalam aplikasi ini bisa langsung diajak BO,” ujar NF.

Adapun pengguna Bee Talk lainnya, DG, mengakui pernah bertransaksi kepuasan syahwat lewat aplikasi itu. Lewat Bee Talk, DG tahu rupa si wanita sekaligus transaksi awal di dunia maya. “Tinggal chat, stand by dimana, kita langsung transaksi di tempat dia stay (menunggu),” kata DG.

Walaupun baru hitungan bulan memakai aplikasi Bee Talk, DG sudah mahir mencari teman kencan sesaat.

Penasaran mendengar pengakuan DG dan NF, penelusuran KabarKalimantan ketika memakai Bee Talk berujung pada seorang wanita. Si wanita biasa mangkal di sebuah hotel untuk menunggu pelanggannya.

Baca Juga :   Anggota Sabhara Polresta Banjarmasin Tewas Gantung Diri

“Saya kalau sudah stay di hotel, baru aktifkan aplikasi. Tapi bila di rumah, enggak mengaktifkan lagi,” ujar si wanita. Dalam satu hari, ia mengaku menerima duit Rp 1-2 juta di luar biaya sewa kamar hotel. “Kalau lagi ramai bisa dapat dua jutaan,” ia melanjutkan.

EDDY KHAIRUDDIN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.