Badri, Sosok Seniman Muda Penuh Semangat 

1226

KabarKalimantan, Banjarmasin– Sekitar 20 lukisan terpajang dalam pameran seni rupa yang bertajuk 5 Generasi 5 Warna di gedung Wargasari Taman Budaya Kalsel pada 9-14 Agustus 2017. Pameran yang diadakan sebagai rangkaian kegiatan Karasmin Budaya 2017 ini mengumpulkan lukisan-lukisan karya pelukis lintas generasi.

Mewakili generasi paling muda, Badri yang berusia 23 tahun asal Amuntai memajang empat karya lukisnya. Satu lukisannya terpajang di dekat pintu masuk. Sehingga dengan dominasi warna merah muda, lukisan yang berjudul Tik Tik kehidupan itu nampak menonjol.

Badri mengakui, pameran 5 Generasi 5 Warna merupakan kali kelima yang pernah ia ikuti. Empat kali di antaranya dilaksanakan di Banjarmasin. Baik lingkup kota maupun provinsi. “Sebelumnya saya ikut pameran di Palangkaraya mewakili Kalsel untuk temu karya sekalimantan,” ucap Badri.

Selain ingin menyampaikan pesan dalam setiap warna yang dikuaskan di atas kanvas, setiap pelukis tentu berharap karyanya diapresiasi dengan harga yang pantas. Setidaknya keringat mereka dalam menawarkan keindahan itu tergantikan.

Namun Badri belum merasa puas. Sebab dari semua pameran yang pernah ia ikuti sejak 2015 itu, belum ada satu pun karyanya laku terjual. Toh, ia tak patah semangat. “Dibanding para senior, itu yang belum pernah saya rasakan,” katanya.

Dalam lukisannya yang berjudul “Tik Tik Kehidupan” itu, Badri ingin menyampaikan pesan. Ia menggunakan simbol warna merah muda yang menggambarkan sisi egois di sekitar potret wajah seorang wanita. Kemudian, di antaranya ada beberapa gambar pedagang pasar terapung yang ia buat agak kabur dan seorang bocah sedang meniup gelembung.

Badri menjelaskan, dalam lukisan tersebut ia mengangkat masalah budaya dalam kehidupan yang kebanyakan dianggap hanya sebagai penghias saja. “Budaya yang mengiringi pembangunan kota, Bukan kota yang mengikuti budaya. Semua orang sudah acuh tak acuh dengan budaya. Contoh nya apa yang terjadi pada pasar terapung,” paparnya.

Badri mulai tekun melukis sejak 2012. Ia bergabung bersama Sanggar Seni Lukis Sholihin pad 2015. Lukisan Badri pun dipastikan mengikuti pameran kelas nasional di Ambon pada september mendatang.  Ia mewakili pelukis Kalsel bersama Nanang M Yus, salah satu pelukis senior banua.

 

 M Ali Nafiah Noor

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here