Balangan Terancam Gagal Ikut Porprov 2017

703

KabarKalimantan, Banjarmasin– Bendahara kontingen Kabupaten Balangan di ajang Porprov Kalsel X, H Duas, mengatakan 21 cabang olahraga asal Kabupaten Balangan terancam gagal ikut Porprov 2017. Sebab, kata Duas, tujuh pengurus inti KONI Balangan tiba-tiba serempak mengundurkan diri menjelang Porprov pada 7-14 Oktober 2017 di Kabupaten Tabalong.

“Padahal pencairan dana tahap pertama Rp 3,6 miliar sudah siap, tapi tiba-tiba ketua KONI Balangan mengundurkan diri. Jadi enggak bisa pencairan, karena dana itu dari bank dikirim ke Ketua KONI,” kata Duas di sela koordinasi ke kantor KONI Provinsi Kalimantan Selatan, Rabu (6/9/2017).

Menurut dia, kontingen Balangan mendapat asupan duit Rp 6 miliar selama ikut Porprov 2017. Duas berharap KONI Provinsi Kalsel segera menetapkan caretaker Ketua dan Bendahara KONI Balangan. Apabila KONI Kalsel tak segera bersikap, Duas khawatir kontingen Balangan hampir pasti gagal mengikuti ajang multi even empat tahunan ini.

Baca Juga :   Kisruh Porprov, KONI Balangan Terima SK Pengurus Sementara

“Terserah KONI Kalsel mau menunjuk siapa. Kami ingin sesegeranya ada pelaksana tugas untuk ketua, karena sisa 20 hari lagi sudah ada cabor yang dipertandingkan,” kata Duas.

Duas mengatakan tujuh pengurus KONI Balangan sengaja mengunduran diri massal karena ingin menghambat semangat tanding kontingen Balangan. Daus mengakui sempat ada konflik internal setelah KONI Balangan mencoret enam cabor diikutkan ke Porprov 2017. Tapi, kisruh cabor sudah rampung sejak satu bulan lalu.

Itu sebabnya, Duas menduga tujuh pengurus inti KONI Balangan sudah merancang matang pengunduran diri berjamaah. “Ada satu visi yang sudah dirancang, yang sudah ditentukan. Ini kesengajaan untuk menghambat kontingen atlet Balangan,” kata H Duas.

Tujuh pengurus inti yang mengundurkan diri terdiri atas Ketua KONI Balangan, Marhat; Waki Ketua I, Husin; Wakil Ketua II, Burhan; Sekretaris Umum, Fuad Ridha; Bendahara Umum, Nurharnely; Wakil Sekretaris, Ansari; dan Ketua Bidang Organisasi KONI, Ary Arnadi.

Baca Juga :   Sempat Kisruh, H Duas Jadi Ketua KONI Balangan

Satu nama pengurus terakhir mengajukan pengunduran diri pada 4 September lalu. Adapun enam orang sisanya mengundurkan diri lewat surat tertanggal 5 September 2017. “Dengan maksud percepatan proses pergantian personalia pengurus, sehingga pengurus yang baru dianggap mampu nantinya dapat menjalankan peran guna mengakomodir semua kepentingan,” demikian secuil keterangan poin keempat surat pengunduran diri itu.

DIANANTA PUTRA

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here