Sen. Jul 6th, 2020

Banjarmasin Masih Kekurangan Monitoring AQMS

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Banyaknya kendaraan bermotor yang menghasilkan CO2, menjadi salah satu pemicu pulusi udara di Banjarmasin. Dari itu, Pemkot Banjarmasin menilai perlu adanya penambahan alat monitoring Air Quality Monitoring System (AQMS).

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Banjarmasin Mukhyar mengatakan, alat pemantau kualitas udara itu sebagai pengukur dan monitoring kualitas udara di Banjarmasin. “Warga dapat melihat langsung kualitas udara lewat monitor alat itu. Dan juga bisa sebagai imbauan kepada masyarakat,” ujarnya kepada wartawan di DPRD Banjarmasin, kemarin.

Namun, kata Mukhyar, alat monitoring AQMS itu dinilai masih kurang, saat ini baru ada satu yang terpasang di Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin. “Kalau servernya cukup satu saja. Itu radiusnya mencapai lima kilometer. Yang kurang cuma monitornnya,” katanya.

Dengan adanya penambahan monitoring di beberapa titik yang dinilai padat akan kendaraan bermotor, seperti di wilayah Sungai Andai dan Trisakti Banjarmasin, menurutnya itu sudah cukup membatu.

Baca Juga :   Ada ASN Pemkot Banjarmasin Cerai Dikarenakan Kelainan Seksual, Siapa Ya?

“Kalau idealnya, tiap persimpangan jalan dengan tingkat kepadatan tinggi di pasang monitor alat pemantau udara tersebut,” ucapnya.

Selain itu, lanjutnya, berdasarkan hasil penelitian, kualitas udara di Kota Banjarmasin kadang melebih ambang batas aman. Dan itu cukup membahayakan kesehatan masyarakat, karena partikel debu maupun gas CO2 hasil kendaraan bermotor.

Kemudian, dari seluruh kawasan, menurutnya, tingkat pencemaran udara cukup tinggi  terjadi di kawasan Jalan Lingkar Selatan, sekitar Simpang Empat Jalan Lambung Mangkurat, Simpang Empat Jalan Sultan Adam, Jalan S Parman hingga Jalan Brigjen H Hasan Basri  dan Jalan Soetoyo S,  khususnya sekitar Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.

“Apalagi saat musim kemarau tiba, kabut asap akibat kebakaran lahan gambut dan hutan, juga perlu di perhatikan. Dengan dipasangnya alat ini, akan memudahkan masyarakat mengetahui seberapa bahaya sudah tingkat pemcemaran udara di kota ini,” pungkasnya.

Baca Juga :   Kuasai Kursi Ketua Dewan, Hary: PAN Punya Power Perjuangkan Aspirasi Masyarakat

Smara Aqdimul Azmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.