Banjarmasin Punya Plaza Smart City

1543

KabarKalimantan, Banjarmasin – Banjarmasin punya plaza smart city. Letaknya di lantai tiga Menara Pandang, Jalan Piere Tendean. Pemkot sudah lama merencanakan pembangunan sarana publik ini.

Walikota Banjarmasin Ibnu Sina, usai meresmikan plaza tersebut, menyempatkan diri untuk berdiskusi dengan beberapa komunitas yang bergerak di bidang iptek.

Komunitas yang tergabung dan sudah terdaftar di plaza sengaja diundang untuk menyampaikan masukan terkait adanya fasilitas yang disediakan itu.

Rata-rata, mereka menyambut baik dengan adanya plaza ini. Dimana, dengan kehadiran fasilitas ini tentunya bisa menunjang keperluan para komunitas itu sendiri.

“Ya tempat semacam ini sudah ditunggu-tunggu. Karena di sini bisa memberikan kenyamanan bagi kami dalam beraktivitas,” ucap Ridwan dari komunitas fotografer.

Ibnu Sina mengatakan, tujuan dibuatnya plaza smart city tidak lain sebagai bentuk dukungan pemerintah kepada warga yang memang memerlukan sarana untuk pengembangan usaha yang berkaitan dengan iptek.

Mengingat, Banjarmasin merupakan sebagai salah satu kota yang sudah melangkah ke arah smart city, tentu harus didukung dengan sarana dan prasarana yang memadai.

“Sebagai sarana coworking space dengan dukungan raung yang nyaman dan tempat bagus juga jaringan wifi yang cukup kuat untuk menjunang smart city, terutama tumbuh kembang pelaku usaha,” ujarnya, Senin (15//7/2019).

Selain itu, juga untuk mendorong pelaku usaha agar terus berkembang, khususnya bagi UMKM maupun WUB yang sudah menggunakan teknologi untuk menjual produk-produk mereka.

“Kami berharap kolaborasi semua pihak bisa bersinergi di sini, untuk pemanfaatan teknologi bagi UMKM. kita juga sudah ada kerjasama dengan Bukalapak  dan Kampus Shopee. Juga untuk mendidik WUB yang dianggap sudah berhasil,” ujarnya.

Orang nomor satu di Banjarmasin ini melanjutkan, keberadaan plaza smart city diharapkan bisa menjadi pintu untuk para pelaku usaha menuju keluar guna merambah pasar yang lebih luas lagi.

Semetara itu, Kabid Layanan E-Government  Dinas Kominfotik, Ahmad Syarwani mengungkapkan, ada sekitar 40 komunitas yang tergabung dalam plaza smart city tersebut. Dia mengungkapkan, pembangunan plaza smart city memang sudah lama diwacanakan.

“Sajak Agustus lalu memang sudah kami rencanakan. Dan akhirnya bisa terwujud saat ini,” imbuhnya.

Dia menjelaskan, untuk bisa menggunakan sarana ini komunitas atau perorangan perlu mendaftar terlebih dahulu. Kemudian khusu untuk komunitas harus mengatur jadwal terlebih dahulu. agar tidak terjadi tabrakan dengan pengguna yang lain.

“Kalau gabung di sini harus daftar secara online. kalau mau gunakan harus jadi anggota. kalau komunitas harus secara online harus booking tempat,” imbuhnya.

Pihaknya memang sengaja tidak membuka secara bebas lokasi tersebut. Sebab, jika itu dilakukan takutnya berdampak negatif untuk sarana yang ada.

Reporter: M Syahbani

Editor: Suhaimi Hidayat

Penanggungjawab: M Ridha

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here