Rab. Okt 28th, 2020

Bank Kalsel Lakukan Penyegaran Direksi

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Untuk meningkatkan perkembangan kinerja Bank Kalsel yang dinilai mulai menurun, melalui RUPS yang merupakan forum tertinggi, pemegang saham Bank Kalsel melakukan evaluasi kinerja di jajaran komisaris dan direksi.

Dari hasil yang evaluasi tersebut, tiga orang jajaran direksi dan komisaris digantikan. Diantaranya,  Direktur Bisnis Rudi Syahrinsyah, Direktur Operasional Gusti Agus Permana dan Komisaris Independen H.Zulfadli Gazali.

“Ke depan saya harapkan Bank Kalsel dapat lebih kompetitif lagi dengan BPD-BPD yang lain,” kata Sahbirin Noor, Gubernur Kalimantan Selatan selaku pemegang saham pengendali Bank Kalsel.

Perkembangan kinerja Bank Kalsel pada tahun buku 2018 dibandingkan tahun buku 2017 memang tidak begitu menggembirakan. Dimana bisnis Bank Kalsel menurun sekitar 35,6 persen ditambah kredit mikro menurun sekitar 17 persen dan kredit konsumtif menurun sampai Rp 23,4 miliar.

Berdasarkan data laporan Publikasi Keuangan per Nopember 2018, posisi asset Bank Kalsel berada pada peringkat 11 dan 15 BPD Buku II atau memiliki modal inti antara Rp 1 triliun atau kurang dari Rp 5 triliun.

Setelah hampir dua tahun tidak memiliki Direktur Utama, akhirnya sejak 4 Januari 2019 Bank Kalsel memiliki Direktur Utama yang dipercayakan kepada Agus Syabarrudin, yang sebelumnya berkarir di Development Bank of Singapore (DBS) Buana Tat Lee Bank, Algemene Bank Nederland (ABN) De Amsterdamsche-Rotterdamsche Bank (AMRO) Bank, ABN AMRO Asset Management Indonesia, Bank Syariah Mandiri (BSM) dan Bank Danamon Indonesia.

Dalam konferensi pers, Agus Syabarrudin menyampaikan, secara internal beberapa focus yang menjadi perhatian adalah menyangkut masalah kompetensi SDM dan Culture, permodalan, system dan tehnologi informasi dan diperlukannya penajaman business model dan business process.

“Persoalannya semakin besar, tapi kami optimis dengan kerja yang kompak dan professional dari seluruh karyawan Bank Kalsel dapat melalui tantangan ini dengan baik” ujar Agus Syabarrudin.

Disinggung apakah dengan digantinya jajaran komisaris dan direksi ini mempengaruhi kinerja Bank Kalsel kedepan? Agus Syabaruddin menampik. Menurutnya kinerja peronil Bank kalsel tetap berjalan seperti biasa, bahkan semakin solid.

“Buktinya kami menerima lowongan untuk pegawai baru. Insya Allah kedepan Bank ini kan lebih maju lagi, sehingga dapat melebarkan sayap lebih besar,” ungkapnya.

Smara Aqdimul Azmi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.