Rab. Okt 28th, 2020

BBM Ciptaan Siswa SMKN 5 Masih Belum Sempurna

2 min read

KabarKalimantan, Banjarmasin – Mesin pengolah plastik menjadi Bahan Bakar Minyak (BBM) karya SMKN 5 Banjarmasin, masih belum mampu menjadi penggerak kendaraan bermotor seperti sepeda motor dan mobil.

Hal tersebut disampaikan siswa kelas X jurusan Teknik Las, SMKN 5 Banjarmasin, Muhammad Ripai yang merupakan salah satu pembuat mesin pengolah sampah tersebut.

Ripai menuturkan, mesin pengolah sampah plastik menjadi BBM tersebut untuk bensin dan solarnya saat ini hanya mampu menggerakkan mesin potong rumput.

“Mungkin karena kandungannya yang masih kurang untuk menjadi penggerak alat transportasi, tapi kalau minyak tanah untuk membuat api bisa,” kata Ripai saat dijumpai di Ruang Praktik di SMKN 5 Banjarmasin, Kamis (28/2/2019).

Untuk itu, ia bersama rekannya yang lain akan terus melakukan penelitian dan evaluasi agar hasil karya yang mereka buat dapat memberikan manfaat dan dapat digunakan untuk alat transportasi.

“Kami akan berinovasi lagi dan melakukan evaluasi agar mesin ini dapat menghasilkan BBM yang dapat menggerakkan mesin sepeda motor dan mobil,” ucapnya.

Adapun untuk proses pembuatan BBM tersebut, Ripai menjelaskan, memerlukan bahan berupa kantong plastik kresek sebanyak 10 kilogram untuk menghasilkan 1 liternya.

“Proses penyulingan sekitar 4 jam untuk solar, bensin 1,5 jam, dan minyak tanah 2,5 jam untuk satu liternya, namun hal itu masih tergantung kualitas plastiknya dan juga pengapiannya,” kata Ripai.

Sementara itu, Kepala SMKN 5 Banjarmasin, Syahrir mengatakan, karya para siswanya tersebut sudah 2 minggu yang lalu dilakukan uji coba dan produksi sebelum adanya launcing kali ini.

Menurutnya, jika nantinya bensin dan solar yang dihasilkan oleh mesin pengolah sampah menjadi BBM sudah dapat menjadi bahan bakar untuk sepeda motor dan mobil, pihaknya yang akan menjadi pencoba pertama kelayakan dari karya para siswanya tersebut.

“Jadi, kitalah yang perdana akan menggunakan produk dan hasil karya siswa kami tersebut,” pungkas Syahrir.

Syhari Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.