Sab. Nov 28th, 2020

Beni: Dua Keuntungan Pilkada Saat Pandemi Corona

2 min read

KabarKalimantan – Pro-kontra mengenai pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020 sempat terjadi. Beberapa pihak menyarankan agar Pilkada ditunda, sementara pihak lain meminta agar Pilkada tetap dilaksanakan agar tak mengacaukan agenda pesta demokrasi di Indonesia. Alasan terjadinya pro-kontra tentu saja akibat kasus virus corona yang tak kunjung mereda.

Namun, akhirnya pemerintah memilih jalan terus untuk menyelenggarakan Pilkada. Proses pemungutan suara pun akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020. Sikap pemerintah ini pun disepakati tokoh muda nasional Beni Pramula.

Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah 2014-2016 ini justru memandang hal positif dari pelaksanaan kampanye Pilkada di tengah masih maraknya penyebaran kasus Covid-19.

Menurutnya, ada dua keuntungan besar pelaksanaan Pilkada saat pandemi corona. “Pertama, kampanye Pilkada bisa menjadi ajang menekan penyebaran virus corona. Kedua, efek ekonomi yang dirasakan UMKM,” jelasnya.

Beni meyakini, pasangan calon yang berkampanye untuk dipilih sebagai kepala daeah akan melakukan pembagian alat kesehatan berupa masker ataupun hand sanitizer untuk menarik simpati masyarakat. “Bagi-bagi alat kesehatan akan menimbulkan citra sang calon mengutamakan kesehatan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, para calon tentu akan membaginya dengan logo atau foto mereka. “Tidak apa-apa yang jelas ini akan berefek baik bagi kesehatan masyarakat karena penyebaran alat pelindung kesehatan semakin banyak,” ujarnya.

Pria kelahiran Pramulih, Sumatera Selatan, 12 September 1988 ini menuturkan, pasangan calon mau tak mau akan memberikan tawaran gagasan kreatif terkait penanganan Covid-19 apabila terpilih sebagai kepala daerah lima tahun ke depan.

“Kita maklumi bersama, fasilitas kesehatan di daerah belumlah merata, karena itu mengutamakan isu perbaikan fasilitas kesehatan, keberpihakan pada tenaga medis, penyediaan APD yang memadai, dapat menjadi tema besar dalam kampanye Pilkada,” katanya.

Presiden Pemuda Asia-Afrika ini menambahkan, pola kampanye berupa pembagian masker dan hand sanitizer yang dilakukan pasangan calon tentu memiliki efek domino terhadap UMKM. “Ini menjadi peluang bagi UMKM dan tentu saja akan menggerakan perekonomian masyarakat,” ucapnya.

Anak muda yang pernah dinobatkan sebagai tokoh inspiratif Sumatera Selatan oleh Lembaga Lintas Politika ini mengakui, saat ini banyak pihak yang pesimis dengan kamampuan Indonesia menekan penyebaran virus corona.

Namun, ia mengaku, apresiasi dengan pemerintah yang sangat optimis mampu menekan angka kasus Covid-19. Ia pun mengajak, segenap bangsa mendukung keyakinan yang dimiliki pemerintah. “Kita jadikan kampanye Pilkada 2020 sebagai jalan tol untuk menekan penyebaran Covid-19,” katanya.

Penulis: Tim redkal.com

Editor: M Ridha

Penanggungjawab: M Ridha

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Copyright © All rights reserved. | redkal.com by Kabar Kalimantan.