Bupati H Abdul Hadi Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Desa Maradap

Avatar

KabarKalimantan, Paringin – Bupati Balangan H Abdul Hadi beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Balangan serahkan bantuan untuk korban kebakaran di Desa Maradap RT. 03, Kecamatan Paringin Selatan, Senin (4/3/2024) pagi.

Bantuan tunai maupun sembako dan kebutuhan lainnya diserahkan langsung oleh Bupati H Abdul Hadi kepada seluruh perwakilan korban kebakaran, didampingi dengan Ketua TP-PKK Kabupaten Balangan Hj Sri Huriyati Hadi, Kepala BPBD Balangan H Rahmi, Camat Paringin Selatan Misrina Wati, Sekertaris Dinas Sosial Balangan Suratman, dan instansi terkait lainnya.

Dalam hal ini, bantuan tunai yang diberikan oleh Pemkab Balangan adalah sebesar Rp. 20 juta untuk per kepala keluarga yang rumahnya terbakar habis.

Bupati H Abdul Hadi dalam kesempatannya mengucapkan prihatin dan berduka atas peristiwa kebakaran yang terjadi ini.

“Kita berharap kejadian kebakaran seperti ini jangan sampai lagi terjadi,” katanya.

Ia mengatakan, saat ini kita sudah menjelang bulan Ramadhan, keperluan sembako pastinya sangat diperlukan untuk para warga yang tertimpa musibah kebakaran.

“Hari ini kita menyerahkan bantuan tunai Rp. 20 juta per akak untuk yang rumahnya terbakar 100 persen, mudah-mudahan bantuan ini dapat membantu para korban yang terkena musibah, setidaknya untuk meringankan mereka dalam membangun kembali rumahnya,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, Pemkab Balangan juga sudah memberikan 8 unit mobil pemadam kebakaran untuk masing-masing kecamatan, dan alat pemadam kebakaran portabel di setiap desa.

“Nah harapannya melalui alat pemadam kebakaran portabel ini dapat meminimalisir kebakaran sambil menunggu mobil damkar dari kecamatan datang, tapi kita berharap mudah-mudahan tidak ada lagi musibah kebakaran di Balangan,” ungkapnya.

Untuk diketahui, musibah kebakaran yang terjadi di Desa Maradap RT. 03, Kecamatan Paringin Selatan, Kabupaten Balangan pada Sabtu malam (2/3/2024) telah menghanguskan sekitar 7 buah rumah, dan mengakibatkan 29 jiwa harus mengungsi lantaran kehilangan tempat tinggalnya.

Hadrianor

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *