Bupati Abdul Hadi Buka Workshop Pemutakhiran Data Mandiri

2 min read
2.180

KabarKalimantan, Paringin – Bupati Balangan Abdul Hadi membuka workshop pemutakhiran data mandiri (PDM) melalui aplikasi website mysapk.bkn.go.id, yang berlangsung di Hotel Ratan Inn, Jumat (17/9/2021).

Bupati Balangan Abdul Hadi mengatakan, memanfaatkan teknologi informasi sifatnya wajib demi penyelenggaraan pemerintah yang lebih baik, lebih efisien bahkan lebih transparan selain data pribadi.

“PDM ini dilaksanakan di seluruh daerah secara online, dan untuk menghindari kendala kapasitas server, BKN menjadwalkan segera bergiliran. Balangan mendapatkan jadwal melaksanakan mulai 15 September sampai 14 Oktober,” terangnya.

Baca Juga :   Ketua DPRD Balangan Harapkan Pemerintah Perhatikan Penggiat Sosial

Mengingat tenggat waktunya tinggal 26 hari lagi dari sekarang, karena itu dia berpesan agar jangan sampai nanti ada kesalahan atau ada data yang kosong, yang bisa berdampak seperti tidak bisa dibayarkannya tunjangan atau yang lainnya.

“Kita harus mendukung ini bukan semata-mata karena wajib mendukung kebijakan pemerintah pusat maupun BKN, tetapi karena hal itu akan sangat bermanfaat bagi kita dalam menyusun peta kekuatan dan potensi SDM aparatur daerah serta pengelolaannya,” tambah Abdul Hadi.

Baca Juga :   Balangan Cari Puskesmas Terbaik Penerapan KTR

Sementara itu, Kasubid Data dan Informasi BKPSDM Tapin Deny Fahriadi menjelaskan, pemutakhiran data mandiri adalah program nasional yang dibuat BKN, yang bertujuan untuk mewujudkan data akurat, terkini, terpadu dan berkualitas baik.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Balangan Sufriannor menjelaskan, pemutakhiran data mandiri 2021 merupakan kegiatan reguler sensus ASN setiap lima tahun sekali, yang dilaksanakan secara nasional oleh Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia.

Baca Juga :   Bupati Balangan Tandatangani MoU dengan Kemenkumham Kalsel

“Pelaksanaan PDM ini bertujuan untuk memperoleh data ASN yang akurat, terkini, dan terintegrasi, sesuai dengan prinsip satu data Indonesia dalam rangka mewujudkan satu data ASN, dalam meningkatkan kualiatas pelayanan kepegawaian,” terangnya.

PDM tahun 2021 sendiri, kata dia, dilakukan secara elektronik menggunakan aplikasi myaspk dan si asn yang dikembangkan oleh Badan Kepegawaian Negara Republik Indonesia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *